Breaking News:

PEMBUNUHAN DI BATAM

KRONOLOGI Pembunuhan Qui Hong, Arifin Aniaya Korban hingga Tangan Patah Lalu Mencekiknya

Di tubuh Qui Hong terdapat sejumlah tanda-tanda kekerasan seperti tangannya patah dan ada cekikan di leher korban.

Penulis: Eko Setiawan | Editor: Tri Indaryani
ist
Polisi memasang garis polisi di lokasi pembunuhan Qui Hong. 

Dan akhirnya pelaku bisa ditangkap di tempt persembunyiannya.

Ternyata pelaku bersembunyi di rumah pamannya yang berada di kawasan Punggur, Kota Batam.

"Kita tangkap di kawasan Punggur. Dia bersembunyi di rumah pamannya," sebut Andri.

Pelaku membunuh korban dengan cara mencekik leher korban.

Diduga bagian tangannya patah juga karena aksi penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku.

Pura-pura antar paket

Kepada Polisi, Pelaku mengaku datang ke rumah korban di perumahan Everfresh sekitar pukul 16.00 WIB.

Di sana dirinya berpura-pura mengantar paket.

Baca juga: STOK Vaksin Masih 56.640 Dosis, Saat Ini 123.057 Warga Batam Telah Divaksin Covid-19 

"Dia sempat tanya sama saya, mau ngapain. Saya bilang mau antar barang dan masuk ke dalam rumah," sebutnya.

Setelah paket diletakkan, Pelaku mulai beraksi.

Tangan korban ditarik, sementara tangan kanannya masih memegang pintu. Karena ditarik paksa, tangan kanan korban mengalami patah tulang.

Usai genggamannya lepas, pelaku lalu memiting kepala korban sampai korban sudah bernapas.

Takut korban menjerit minta tolong, pelaku langsung mengeluarkan lakban yang memang sudah dia persiapkan saat datang ke rumah tersebut.

Mulut korban kemudian langsung di lakban hingga korban susah bernapas dan akhirnya lemas tak berdaya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved