Breaking News:

PEMBUNUHAN DI BATAM

KRONOLOGI Pembunuhan Qui Hong, Arifin Aniaya Korban hingga Tangan Patah Lalu Mencekiknya

Di tubuh Qui Hong terdapat sejumlah tanda-tanda kekerasan seperti tangannya patah dan ada cekikan di leher korban.

Penulis: Eko Setiawan | Editor: Tri Indaryani
ist
Polisi memasang garis polisi di lokasi pembunuhan Qui Hong. 

Kepada Polisi, Pelaku mengaku datang ke rumah korban di perumahan Everfresh sekitar pukul 16.00 WIB.

Di sana dirinya berpura-pura mengantar paket.

Baca juga: STOK Vaksin Masih 56.640 Dosis, Saat Ini 123.057 Warga Batam Telah Divaksin Covid-19 

"Dia sempat tanya sama saya, mau ngapain. Saya bilang mau antar barang dan masuk ke dalam rumah," sebutnya.

Setelah paket diletakkan, Pelaku mulai beraksi.

Tangan korban ditarik, sementara tangan kanannya masih memegang pintu. Karena ditarik paksa, tangan kanan korban mengalami patah tulang.

Usai genggamannya lepas, pelaku lalu memiting kepala korban sampai korban sudah bernapas.

Takut korban menjerit minta tolong, pelaku langsung mengeluarkan lakban yang memang sudah dia persiapkan saat datang ke rumah tersebut.

Mulut korban kemudian langsung di lakban hingga korban susah bernapas dan akhirnya lemas tak berdaya.

Belum puas dengan hal itu, untuk memastikan korban tewas, pelaku kembali mencekik korban dengan kedu tangannya.

Sekuat tenaga korban dicekik hingga tidak bergerak sedikitpun.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved