Breaking News:

PENANGANAN COVID

Langgar Prokes, Pelaku Usaha di Tanjungpinang & Pengunjung Bakal Ditindak Tegas

Pelaku usaha di Tanjungpinang dan pengunjung yang kedapatan melanggar prokes akan dikenakan sanksi tegas. Di antaranya kendaraan kena rantai

tribunbatam.id/Noven Simanjuntak
Langgar Prokes, Pelaku Usaha di Tanjungpinang & Pengunjung Bakal Ditindak Tegas. Foto Wali Kota Tanjungpinang, Rahma 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kota Tanjungpinang kembali akan melakukan pengetatan penerapan protokol kesehatan (prokes) secara tegas di sejumlah lokasi keramaian.

Hal itu dikatakan langsung oleh Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, seusai mengadakan rapat Tim Gugus Tugas Covid-19 di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Kamis (10/6/2021).

"Kita tetap pada topik penguatan protokol kesehatan termasuk percepatan vaksinasi," ujarnya.

Terkait Surat Edaran (SE) yang sudah pernah diterbitkan beberapa waktu lalu, Rahma mengaku perlunya dilakukan penegasan, mengingat tidak maksimalnya penerapan SE tersebut di Kota Tanjungpinang.

"Kita akan berlakukan disiplin lebih ditingkatkan, jadi bagi tempat-tempat yang ada kerumunan seperti gelper, restoran, kafe dan tempat keramaian yang ada disebutkan dalam SE ini, bagi yang sudah kena surat teguran pertama, lalu teguran kedua, bilamana tidak diindahkan maka akan dilakukan penutupan selama beberapa hari," jelasnya.

Baca juga: Corona di Bintan Melonjak, 54 Warga Positif Covid Dalam Sehari, 2 di Antaranya Balita

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Natuna, Camat Bunguran Timur Ditarget Bupati 5.000 Orang

Lebih lanjut, si pemilik usaha harus membuat surat pernyataan yang telah disiapkan.

"Bilamana ini juga tidak diindahkan, maka kita akan cabut izin usahanya," tegas Rahma.

Selain bagi pelaku usaha, bagi para pengunjung juga akan diberlakukan aturan serta pemberian sanksi yang sama. Bagi pemilik roda empat, kendaraannya akan gembok sedangkan kendaraan roda dua akan dirantai.

"Bilamana mereka mau mengambil kendaraannya, nanti akan diminta membuat pernyataan tidak akan mengulangi lagi, dan ini akan kita berlakukan secepatnya, besok mungkin akan kita mulai," terang Rahma.

Mengingat kasus Covid-19 yang terus mengalami peningkatan, Rahma mengimbau kepada seluruh masyarakat Tanjungpinang untuk dapat mematuhi Surat Edaran demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan menghindari kerugian yang lebih besar.

"Nanti sanksinya dalam bentuk Perwako dan imbauannya ada di Surat Edaran seperti beberapa hari lalu dan saya tambah satu poin untuk penguatan karena hal ini tidak main-main," tukasnya.

(Tribunbatam.id/Noven Simanjuntak)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Tanjungpinang

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved