Breaking News:

INFO CUACA

Wilayah Tanjungpinang dan Bintan Berawan, Tapi Masih Berpotensi Hujan 3 Hari ke Depan

BMKG memprakirakan cuaca Tanjungpinang dan Bintan berawan tapi masih berpotensi hujan dalam 3 hari ke depan mulai Kamis, 10 Juni 2021

DOK TRIBUNWOW
Wilayah Tanjungpinang dan Bintan Berawan, Tapi Masih Berpotensi Hujan 3 Hari ke Depan. Ilustrasi Info Cuaca 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang memprakirakan cuaca untuk wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) tiga hari ke depan.

Analisis Dinamika suhu muka laut (Sea Surface Temperature atau SST) per tanggal 08 Juni 2021 disekitar Perairan Kepulauan Riau khususnya di Perairan Pulau Bintan umumnya masih dalam kondisi yang hangat berkisar antara 30 oC sampai dengan 31oC dan anomali SST di wilayah perairan Kepulauan Riau cenderung bersifat netral - positif bernilai antara 0.0 s.d +1.0 oC.

"Indeks ENSO terupdate berada dalam ambang batas kondisi netral, dan diprakirakan kondisi netral ini akan berlangsung hingga akhir Desember 2021. Sehingga secara umum tidak memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang Miranda Putri Permatasari, Kamis (10/6/2021).

Selain itu, indeks di Pole Mode dalam kategori netral. Diperkirakan masih tetap netral hingga November 2021, sehingga tidak berpengaruh terhadap penambahan massa udara dari Samudera Hindia ke wilayah Indonesia.

Analisis per tanggal 8 Juni 2021 menunjukkan MJO berada di fase 7 (Pasifik Tengah) dan tidak berpengaruh terhadap distribusi awan-awan penghasil hujan di Indonesia, terutama wilayah Indonesia bagian Barat, termasuk Kepulauan Riau.

Baca juga: INFO CUACA - Wilayah Lingga Berpotensi Diguyur Hujan Pada Besok, Rabu 9 Juni 2021

"Pada dasarian I Juni 2021 di selatan equator diprediksi masih didominasi angin timuran. Pola siklonal diprediksi tidak terbentuk di wilayah Indonesia. Zona Konvergensi diprediksi terjadi di wilayah Sumatera Barat dan Kalimantan Barat bagian utara. Monsun Australia mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia terutama di bagian selatan garis ekuator," terangnya.

Pada dasarian I 2021, kelembapan udara relatif (relative humidity) di seluruh wilayah Indonesia pada lapisan permukaan umumnya masih berada di atas 80% dan terjadi hingga Dasarian III Juni 2021. Kelembapan udara relatif pada lapisan 850 mb umumnya diprediksi berkisar antara 60 - 95%. Kelembapan udara relatif pada lapisan 700 mb diprediksi umumnya diprediksi berkisar antara 45 - 90%

"Untuk peringatan dini yang harus diwaspadai terjadinya hujan ringan yang dapat disertai petir dan angin kencang akibat munculnya awan cumulonimbus," ungkapnya.

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer, pengaruh fenomena cuaca skala global (ENSO, IOD dan MJO) tidak berpengaruh. Pengaruh fenomena skala regional dan lokal masih mendominasi terhadap kondisi hujan di wilayah Tanjungpinang dan Bintan sekitarnya, terlihat SST memiliki nilai yang hangat, dan nilai anomali SST negatif - positif yang menunjukan aktifitas penguapan yang cukup tinggi terhadap suplai uap air di atmosfer, sehingga dapat mendukung terbentuknya awan-awan konvektif di sekitar wilayah Pulau Bintan.

Pengaruh dari fenomena cuaca skala lokal berupa adanya belokan angin (shearline) masih sering terjadi di wilayah Kepri dan kondisi kelembapan udara yang masih cukup sedang hingga tinggi di lapisan bawah hingga menengah sehingga menyebabkan cuaca di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya secara umum berawan dan masih berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan yang bersifat lokal pada pagi - siang hari.

Halaman
12
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved