Breaking News:

KEPRI TERKINI

Info Cuaca Kepri, Waspada Peluang Hujan di Batam dan Pulau Bintan Senin 14 Juni 2021

Berikut prakiraan cuaca di Batam dan Pulau Bintan, Provinsi Kepri untuk Senin (14/6/2021).

TribunBatam.id
BMKG memprediksi peluang hujan yanf terjadi di Kota Batam dan Pulau Bintan, Senin (17/6/2021). 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Kondisi cuaca pada esok hari, Senin (14/6/2021), diperkirakan berawan.

Meski begitu, Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Batam memprediksi peluang hujan yang dapat terjadi di hampir seluruh wilayah Kota Batam.

Mulai dari pukul 07.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Belokan angin di sekitar wilayah Kepulauan Riau (Kepri) memang mendukung pertumbuhan awan-awan hujan.

"Secara umum kondisi cuaca esok hari diprakirakan berawan dan berpeluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, yang dapat disertai petir dan angin kencang," ungkap Kepal BMKG melalui Prakirawan BMKG Batam, Noah Ginting dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Minggu (13/6/2021).

Kondisi perairan di sekitar wilayah kepri diperkirakan masih aman dengan tinggi gelombang rendah, dan kecepatan angin mencapai 3 hingga 14 knot, khususnya di perairan Batam.

Hujan mengguyur Batam Sabtu (30/3/2019) pagi
Hujan mengguyur Batam Sabtu (30/3/2019) pagi (TRIBUNBATAM)

Sementara Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang memprakirakan cuaca untuk wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) untuk tiga hari ke depan.

Analisis Dinamika suhu muka laut (Sea Surface Temperature atau SST) per tanggal 11 Juni 2021 di sekitar perairan Kepri, khususnya di Perairan Pulau Bintan umumnya masih dalam kondisi yang hangat berkisar antara 30 oC s.d 31oC.

Serta anomali SST di wilayah perairan Kepulauan Riau cenderung bersifat netral - positif bernilai antara -1.0 s.d +0.5 °C.

"Indeks ENSO terupdate Juni sebesar -0.24 dan dalam kondisi netral, dan diprakirakan kondisi netral ini akan berlangsung hingga Desember 2021.

Sehingga secara umum tidak memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang Robbi A Anugrah, Minggu, (13/6/2021).

Selain itu, lanjutnya, Indeks Dipole Mode (DMI) sebesar -0.55, yang menunjukan kondisi negatif dan diprakirakan akan kembali netral dan berlangsung hingga Desember 2021.

Baca juga: DUBES RI untuk Rumania Kunjungi Batam, Bahas Peluang Investasi Bidang Teknologi Modifikasi Cuaca

Sehingga tidak cukup berpengaruh terhadap penambahan massa udara dari Samudera Hindia ke wilayah Indonesia.

Analisis per tanggal 11 Juni 2021 menunjukkan MJO tidak aktif, sehingga tidak berpengaruh terhadap distribusi awan-awan penghasil hujan di Indonesia, terutama wilayah Indonesia bagian Barat, termasuk Kepulauan Riau.

"Aliran massa udara pada dasarian II Juni 2021 di selatan equator diprediksi masih didominasi angin timuran. Pola siklonal diprediksi terbentuk di wilayah Sumatera dan Kalimantan bagian utara. Zona Konvergensi diprediksi terjadi di wilayah Kalimantan dan Sulawesi bagian utara.

Monsun Australia mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia terutama di bagian selatan garis ekuator," terangnya.

Pada dasarian II 2021, kelembapan udara relatif (relative humidity) di seluruh wilayah Indonesia pada lapisan permukaan umumnya masih berada di atas 80% dan terjadi hingga Dasarian I Juli 2021.

Kelembapan udara relatif pada lapisan 850 mb umumnya diprediksi
berkisar antara 55 - 95%. Kelembapan udara relatif pada lapisan 700 mb diprediksi umumnya diprediksi berkisar antara 35 - 90%.

"Untuk peringatan dini yang harus diwaspadai terjadinya hujan ringan yang dapat disertai petir dan angin kencang akibat munculnya awan cumulonimbus," ungkapnya.

INFO Cuaca Kepri, BMKG Prediksi Tanjungpinang dan Bintan Hujan 2 Hari Kedepan. Foto hujan di Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Selasa (29/3/2021).
Foto hujan di Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Selasa (29/3/2021). (TribunBatam.id/Endra Kaputra)

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer dasarian II Juni 2021, pengaruh fenomena cuaca skala global (ENSO, IOD dan MJO) tidak berpengaruh.

Pengaruh fenomena skala regional dan lokal masih tetap mendominasi terhadap kondisi hujan di wilayah Tanjungpinang dan Bintan sekitarnya, terlihat SST memiliki nilai yang hangat.

Nilai anomali SST negatif - positif yang menunjukkan aktifitas penguapan yang cukup untuk menyuplai uap air di atmosfer, sehingga dapat mendukung terbentuknya awan-awan konvektif di sekitar wilayah Pulau Bintan.

Pengaruh dari fenomena cuaca skala lokal berupa adanya belokan angin (shearline) masih sering terjadi di wilayah Kepri dan barat Kalimantan disertai kondisi kelembapan udara di lapisan atas yang sedang hingga tinggi.

Kondisi ini menyebabkan cuaca di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya secara umum berawan dan berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan -sedang yang bersifat lokal pada pagi - siang hari.

Sebagai informasi, berikut laporan perkiraan cuaca di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan untuk tiga hari kedepan.

Kondisi rumah Zudairah setelah di terjang hujan lebat dan angin kencang, Sabtu (10/4/2021).
Kondisi rumah Zudairah setelah di terjang hujan lebat dan angin kencang, Sabtu (10/4/2021). (TribunBatam.id/Yeni Hartati)

13 Juni 2021, Kota Tanjungpinang, Berawan dan hujan ringan pada pagi-siang hari. Kabupaten Bintan, Berawan dan hujan ringan pada pagi-siang hari.

14 Juni 2021, Kota Tanjungpinang, Hujan ringan pada pagi-siang hari. Kabupaten Bintan, Berawan dan berpotensi hujan ringan pada pagi dan siang hari.

15 Juni 2021, Kota Tanjungpinang, Berawan dan berpotensi hujan ringan siang hari. Kabupaten Bintan, Berawan dan berpotensi hujan ringan siang hari. (TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami/Noven Simanjuntak)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Info Cuaca Kepri

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved