EMAS HARI INI
UPDATE Harga Emas Antam Kembali Turun, Simak Rincian Harganya pada Senin (14/6)
Harga buyback emas Antam berada di level Rp 855.000 per gram,turun Rp 3.000 dibandingkan harga buyback pada Minggu (13/6).
TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Harga emas batangan bersertifikat Antam pada Senin (14/6) kembali turun tipis dari hara kemarin.
Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 945.000. Harga emas Antam ini turun Rp 3.000 dari harga Minggu (13/6) yang berada di level Rp 948.000 per gram.
Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 855.000 per gram. Harga tersebut juga turun Rp 3.000 dibandingkan harga buyback pada Minggu (13/6) yang ada di Rp 858.000 per gram.
Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per Senin (14/6) dan belum termasuk pajak:
Harga emas 0,5 gram: Rp 522.500
Harga emas 1 gram: Rp 945.000
Harga emas 5 gram: Rp 4.500.000
Harga emas 10 gram: Rp 8.945.000
Harga emas 25 gram: Rp 22.237.000
Harga emas 50 gram: Rp 44.395.000
Harga emas 100 gram: Rp 88.712.000
Harga emas 500 gram: Rp 442.820.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 885.600.000
Harga emas spot turun ke US$ 1.867,51 per ons
Sementara itu harga emas spot turun ke level terendah lebih dari satu minggu pada awal perdagangan hari ini. Pergerakan emas terbebani oleh penguatan dolar Amerika Serikat (AS) karena fokus investor kini beralih pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang digelar pada 15-16 Juni mendatang.
Senin (14/6) pukul 08.30 WIB, harga emas spot turun 0,5% ke level US$ 1.867,51 per ons troi. Ini jadi posisi terendah emas spot sejak 4 Juni.
Serupa, harga emas berjangka untuk kontrak pengiriman Agustus 2021 juga melemah 0,5% menjadi US$ 1.871,10 per ons troi.
Tekanan pada emas datang karena dolar AS terlihat naik 0,1% terhadap mata uang pesainnya dan mendekati level tertinggi dalam satu minggu. Hal ini membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.
Sentimen yang menggerakkan pasar di awal pekan ini masih datang dari data harga konsumen Amerika Serikat (AS) bulan Mei yang naik kuat.
Bahkan kenaikan tahunan tersebut paling besar dalam hampir 13 tahun karena pembukaan kembali ekonomi yang mendorong permintaan untuk layanan terkait perjalanan.
Kini pasar juga mulai beralih ke pertemuan FOMC untuk kejelasan lebih lanjut tentang pandangan The Fed tentang kenaikan inflasi dan pemulihan ekonomi di Negeri Paman Sam tersebut.
Dari pasar Asia, Bank of Japan akan tetap membuka keran uangnya dan dapat memperpanjang program bantuan pandemi untuk mendukung pemulihan ekonomi yang rapuh.
Beberapa investor melihat emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang lebih tinggi yang dapat mengikuti langkah-langkah stimulus ini.
Permintaan emas fisik pun merangkak naik minggu lalu di negara-negara konsumen utama seperti India dan China. Meskipun dealer masih dipaksa untuk menawarkan diskon, sementara bisnis berjalan kembali di India karena beberapa pembatasan Covid-19 dilonggarkan.
Selain emas, komoditas logam mulia lainnya turut melemah pada perdagangan awal pekan ini. Di mana, perak tergelincir 0,4% menjadi US$ 27,78 per ons troi.
Setali tiga uang, paladium koreksi 0,1% menjadi US$ 2.773,19 per ons troi dan platinum melemah 0,8% menjadi US$ 1.141 per ons troi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/petugas-menunjukan-logam-mutia-di-butik-emas-antam.jpg)