Breaking News:

Bupati Karimun Tepis Isu Hoaks Soal Vaksinasi, sudah 31 Ribu Warga Divaksin

Bupati Karimun Aunur Rafiq menepis isu hoaks yang beredar di Karimun mengenai vaksinasi. Di antaranya terkait denda Rp 1 juta bagi warga tolak vaksin

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id
Bupati Karimun Tepis Isu Hoaks Soal Vaksinasi, sudah 31 Ribu Warga Divaksin. Foto Bupati Karimun Aunur Rafiq, beberapa waktu lalu 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Capaian vaksinasi covid-19 di Karimun telah mencapai 17,2 persen atau sebanyak 31 ribu warga yang telah disuntik vaksin.

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, dari 257 ribu penduduk di Karimun, ada 180 ribu orang yang wajib disuntik vaksin.

“Dan 31 ribu penduduk Karimun yang telah divaksin," ucap Rafi, Rabu (16/6/2021).

Ia mengklaim, dari jumlah itu tidak ada satu pun yang mengalami efek atau gejala sebagaimana isu yang beredar.

"Artinya vaksin tetap aman," jelasnya.

Baca juga: Sekolah Tatap Muka di Anambas Bakal Digelar Juli 2021, Guru Diminta Ikut Vaksinasi

Baca juga: Animo Warga Tinggi, Pendaftaran Vaksinasi di KKP Tanjungpinang Full Peserta

Rafiq berharap kegiatan vaksinasi covid-19 ini mendapat dukungan dari berbagai pihak. Sehingga target vaksinasi yang digalakkan oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad dapat tercapai.

“Mudah-mudahan tiga minggu ke depan atau akhir Juni ini bisa mencapai 40 atau 50 persen,” harap Rafiq.

Lebih lanjut, Bupati Karimun ini juga menepis isu hoaks yang beredar di Karimun mengenai vaksinasi.

Seperti di medsos facebook, disampaikan terjadi pemaksaan vaksinasi oleh aparat di Kecamatan Buru, kemudian Kepala Desa mematok denda Rp 1 juta bagi masyarakat setempat yang tidak mau divaksin.

“Tidak benar semuanya, kita masih normal termasuk juga dalam membuat kebijakan yang harus dikaji dari sisi hukumnya,” jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved