Breaking News:

Diduga Mata-mata China, Pemerintah Singapura Tahan Seorang Mahasiswa

Pemerintah Singapura menahan seorang warga bernama Dickson Yeo yang dicurigai sebagai agen mata-mata China.

Editor: Danang Setiawan
straitstimes.com
Pemerintah Singapura menahan seorang warga bernama Dickson Yeo yang dicurigai sebagai agen mata-mata China. Foto Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Singapura menahan seorang warga bernama Dickson Yeo yang dicurigai sebagai agen mata-mata China.

Melalui Kementerian Keamanan Dalam Negeri (ISD) Singapura, kini Dickson Yeo tengah menjalani pemeriksaan otoritas setempat.

Pemeriksaan dilakukan setelah Dickson Yeo diduga mencuri informasi untuk inteiljen sebuah negara asing.

Dikutip dari Kompas.com, Yeo diamankan pemerintah Singapura pada 30 Desember 2020.

"Hasil investigasi ISD menemukan bahwa Yeo bekerja untuk inteiljen sebuah negara asing,  menjalankan berbagai tugas yang diserahkan padanya lewat supervisor asingnya dengan imbalan keuntungan moneter," ujar ISD, dilansir Strait Times.

Sebelum ditahan, Dickson Yeo juga pernah ditangkap pemerintah Amerika Serikat dengan kasus yang sama.

Bahkan, sebelum ditahan pemerintah Singapura, Dickson Yeo merupakan korban deportasi pemerintah AS

Pemerintah AS jua sempat menahan Yeo selama 14 bulan di penjara dengan tuduhan jadi mata-mata China.

Baca juga: Saingi Singapura, Batam Bangun Sirkuit Internasional di Lahan 154 Hektare

Baca juga: Kasus Covid-19 Melandai, Singapura Mulai Longgarkan Aturan Lockdown Pekan Depan

Yeo disebut sudah jadi bagian dari intelijen China sejak 2015 lalu.

Investigasi terhadap Yeo tetap berlangsung sejauh ini.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved