Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

Tanggapan 2 Legislator Kepri Soal Karangan Bunga Nakes RSUD RAT Tagih Insentif

Dua legislator Kepri memberikan tanggapannya soal keluhan nakes covid-19 di RSUD RAT Tanjungpinang. Intinya, untuk pencairan insentif butuh proses

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.id/ENDRA KAPUTRA
Tanggapan 2 Legislator Kepri Soal Karangan Bunga Nakes RSUD RAT Tagih Insentif. Foto Nakes covid-19 di RSUP RAT Tanjungpinang menagih tunggakan insentif yang belum dibayarkan selama 8 bulan lewat karangan bunga di depan Gedung Daerah . 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Karangan bunga berisi keluhan tenaga kesehatan (Nakes) dari RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang, ikut mencuri perhatian legislator Kepulauan Riau (Kepri).

Satu di antaranya politisi Hanura Rudy Chua. Ia mengatakan, memang awalnya insentif para nakes diberikan melalui anggaran APBN.

"Berdasarkan KMK Nomor Hk.01.07/Menkes/4239/2021 Insentif diberikan kepada nakes RS yang memberikan pelayanan di ruang isolasi Covid-19, ruang HCU/ICU/ICCU Covid-19, ruang IGD triase, dan ruang lain yang digunakan untuk pelayanan pasien Covid-19," ucap Rudy Chua yang maju dari dapil Tanjungpinang ini.

Ia menyampaikan rincian insentif nakes sesuai bidangnya. Di antaranya dokter spesialis Rp 15 juta/bulan,
Peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS): Rp 12,5 juta/bulan, dokter dan dokter gigi Rp 10 juta/bulan, perawat dan bidan Rp 7,5 juta/bulan.

"Dan tenaga kesehatan lainnya Rp 5 juta/bulan," jelasnya.

Ia mengatakan, bila pemberian insentif sudah dibebankan kepada setiap Pemda, tentu juga harus butuh proses dalam menentukan regulasinya.

"Keterlambatan itu juga saya rasa terkait aturan yang diberlakukan. Ini uang negara, tentu tidak sembarangan, ada regulasi yang dibuat dan dipatuhi," ucapnya.

Meski begitu, Rudy Chua meminta Pemprov Kepri harus mengakomodir apa yang menjadi hak para pejuang Covid-19.

"Ibarat lagi berperang, nakes adalah prajurit paling depan yang bertaruh nyawa. Jadi Pemprov saya rasa harus mengakomodir itu," ucapnya.

Sementara itu, Ririn Warsiti yang duduk di Komisi lV DPRD Kepri mengatakan, insentif untuk nakes itu sudah dianggarkan dan butuh proses untuk pencairannya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved