Breaking News:

PENANGANAN COVID

Gedung Stadion Megat Alang Perkasa Bintan Batal Jadi Tempat Karantina Pasien Covid

Pemkab Bintan batal menjadikan Gedung Stadion Megat Alang Perkasa sebagai tempat karantina pasien covid-19. Lokasi dialihkan ke Hotel Kunang Kunang

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Gedung Stadion Megat Alang Perkasa Bintan Batal Jadi Tempat Karantina Pasien Covid. Foto saat tim BPBD Bintan pantau kondisi Hotel Kunang Kunang yang berada di Kecamatan Gunung Kijang, Bintan. Hotel ini akan dijadikan tempat karantina pasien covid-19 Bintan 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan batal menjadikan Gedung Stadion Sepak Bola Megat Alang Perkasa yang berada di Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan sebagai tempat karantina atau isolasi bagi pasien covid-19.

Hal itu dibenarkan Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bintan, Ramlah saat dikonfirmasi, Kamis (17/6/2021).

"Ada perubahan tempat karena situasi dan lain hal dipindahkan ke Hotel Kunang Kunang Gunung Kijang. Jadi logistik yang sudah kita kirimkan ke stadion akan kita tarik kembali," ujarnya.

Ramlah mengatakan, salah satu alasan lokasi karantina itu dipindah karena anggaran yang dibutuhkan untuk rehabilitasi terlalu besar.

"Ada juga kebijakan terkait anggaran yang tidak bisa dibayarkan serta prosesnya butuh waktu lama berkenaan juga dengan aset," tuturnya.

Baca juga: Stadion Sepak Bola Megat Alang Perkasa di Bintan Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Baca juga: Stadion Sepak Bola Megat Alang Perkasa Bisa Muat 100 Lebih Pasien Covid-19 di Bintan

Ramlah menuturkan, untuk anggaran sewa hotel yang akan dijadikan tempat karantina pasien Covid-19 Bintan nantinya dari Provinsi Kepri.

"Tapi untuk pengelolaan operasionalnya baru dari Bintan. Seperti kebutuhan logistik konsumsi, tenaga medis dan obat-obatan serta lain sebagainya," terangnya.

Ramlah melanjutkan, Hotel Kunang Kunang yang akan digunakan untuk lokasi karantina ini sudah 1 tahun tidak difungsikan. Makanya dari pihak pengelola juga minta waktu 2 minggu untuk pembersihan dan persiapan fasilitas serta pembenahan kembali.

Hotel itu memiliki 40 kamar.

"Jadi bisa untuk 80 tempat tidur, paling nanti disisihkan tiga kamar untuk petugas kita di sana," tutupnya. (tribunbatam.id/Alfandi Simamora)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Bintan

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved