Rabu, 29 April 2026

Generali Indonesia Catat Perolehan Laba Tertinggi Sejak Beroperasi, Pecahkan Rekor di Saat Pandemi

Di tahun 2020, Generali justru membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp. 263,6 Milyar atau mencapai 145% dibanding tahun 2019.

istimewa Dok Generali Indonesia
Press Conference Virtual Generali Annual Result 2020. FOTO : Kiri ke Kanan Atas : Edy Tuhirman (Chief Executive Officer), MC, Edy Purwanto (Chief Finance Officer, Director) / Kiri ke Kanan Bawah : Arry B Wibowo (Chief Legal & Compliance, Director), Sastradinata (Chief Agency Officer), Vivin Arbianti Gautama (Chief Marketing Officer) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Asuransi Generali Indonesia pecahkan rekor baru.

Generali Indonesia catat perolehan laba perusahaan tertingginya sejak beroperasi.

Di tengah masa pandemi COVID-19, PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) justru mencatatkan laba tertingginya selama beroperasi sejak tahun 2008.

Padahl, saat pandemi terjadi banyak sektor industri keuangan yang ikut jatuh, termasuk industri asuransi.

Di tahun 2020, Generali justru membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp. 263,6 Milyar atau mencapai 145% dibanding tahun 2019.

Selain pencapaian laba yang signifikan, kesehatan finansial Generali dibuktikan dengan Risk Based Capital (RBC) yang mencapai 475% atau hampir 4 kali lipat di atas ketentuan minimum Pemerintah yakni 120%. 

Pencapaian ini diperoleh berkat kepercayaan nasabah yang terus mempercayakan proteksi jiwa dan kesehatannya pada
Generali.

Loyalitas nasabah pada proteksi Generali terbukti melalui pencapaian premi lanjutan yang tinggi sehingga total premi bruto mencapai lebih dari Rp. 2,3 Triliun di tahun 2020.

Perolehan laba ini juga didukung portofolio yang lebih stabil dimana 97% penjualan produk berfokus pada reguler premium, sedangkan sisanya 3% adalah single premium.

Edy Tuhirman (CEO Generali Indonesia) mengungkapkan perolehan tersebut tak lepas dari inovasi yang dilakukan Generali Indonesia.

Ya, tahun 2020, Generali Indonesia banyak melakukan inovasi teknologi yang mendukung kinerja perusahaan.

Baik dalam hal pelayanan pada peserta asuransi, maupun kepada agent-agent penjual.

“Kuncinya adalah terus berinovasi dan fokus pada kebutuhan nasabah. Inovasi yang berbeda, solutif, dan memiliki nilai tambah itu selalu ditemukan di setiap produk dan layanan Generali. Inovasi-inovasi dalam hal produk, proses dan layanan inilah yang terus mendukung jalur distribusi kami, baik keagenan, bancassurance maupun corporate solution,” ujarnya saat pertemuan virtual, Rabu (16/6/2021).

Selain perolehan laba yang tumbuh signifikan, Generali juga semakin kuat dengan pertumbuhan aset sehingga mencapai lebih dari Rp. 7,3 Trilliun.

Dari sisi komposisi jalur distribusi perolehan premi, jalur keagenan masih memberikan kontribusi terbesar yakni sebesar 74%.

Selain itu, perolehan premi dari jalur distribusi ini juga menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan lebih dari Rp 1,6 Triliun.

Ini membuktikan bahwa kondisi physical distancing bukan menjadi hambatan dalam memberikan konsultasi dan proteksi ke semakin banyak orang karena solusi digital tepat guna.

Kinerja finansial Generali di tahun 2020 juga didukung oleh optimalisasi digital, produk dan layanan inovatif serta ekspansi bisnis untuk memberikan layanan terbaik bagi nasabah.

Setidaknya ada 8 inovasi yang dilakukan oleh Generali Indonesia.

Pertama, untuk mengoptimalkan unit link nasabah, ada fitur Robo ARMS yang sudah berjalan sejak tahun 2019
menunjukkan kinerja yang semakin baik.

Hasil investasi nasabah menjadi lebih optimal dimana hingga April 2021, 98% kinerja porsi investasi nasabah dengan RoboARMS bisa di atas IHSG bahkan diantaranya bisa mencapai 40% di atas IHSG.

Dari sisi layanan nasabah, di saat kondisi physical distancing saat pandemi, Generali semakin memperkuat aplikasi nasabah Gen iClick, dimana terdapat fitur telemedicine Dokter Leo, Klaim Online, Discharge Button yang membantu administrasi keluar dari RS lebih cepat.

Kemudian ada juga Chatbot virtual Jane yang hadir melayani nasabah selama 24 jam.

Nasabah juga bisa melakukan konsultansi online dan pembelian produk unit link dan tradisional dengan iPropose.

Prosesnya dapat dipastikan sangat cepat dan aman.

Selain inovasi, perolehan laba tinggi juga didapatkan dari trend klaim selama 2020.

Edy Tuhirman mengatakan pada tahun 2020, untuk klaim kesehatan justru menurun.

Dari angka Rp 480 miliar menjadi Rp 345 miliar di tahun 2020.

Menurutnya hal tersebut tak lepas dari gaya hidup nasabah yang lebih memperhatikan kesehatan, lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, hingga enggan atau takut ke rumah sakit.

"Tahun 2020, masyarakat begitu sadar akan menjaga kesehatan," ujarnya.

Sementara kenaikan klaim justru terjadi pada klaim kematian.

Klaim kematian dari Rp 280 miliar menjadi Rp 303 miliar, dan 14 persennya klaim kematian terkait Covid-19.

Komitmen dalam Pembayaran Klaim

Sebagai bukti komitmen dalam memenuhi janji kepada nasabah, sepanjang tahun 2020 Generali telah membayar klaim jiwa dan kesehatan sebesar lebih dari Rp. 648 Milyar kepada 166.000 keluarga di Indonesia.

Untuk pembayaran klaim COVID-19 sendiri sejak awal masa pandemi hingga Mei 2021 Generali telah membayarkan Rp 121 Milyar kepada 2.410 nasabah, baik yang meninggal dunia karena Covid maupun dirawat di rumah sakit.

Selain itu, untuk mendukung peran pemerintah dalam mempercepat vaksinasi, Generali juga telah membuka posko Sentra Vaksinasi di gedung Generali Indonesia.

Kegiatan ini telah membantu vaksinasi masyarakat rentan, seperti lansia, pelayan publik, pengemudi angkutan umum dan kini
lanjut ke masyarakat umum.

“Dengan kekuatan bisnis dan kepercayaan dari seluruh nasabah, Generali siap menghadapi tahun- tahun mendatang dengan penuh percaya diri. Usia Generali yang masih relatif muda menjadikan kami lebih agile, kreatif dan penuh inovasi. Produk yang kami hadirkan lebih customized dan sangat personal disesuaikan dengan mimpinya. Kami yakin nasabah akan merasa lebih diutamakan, diprioritaskan dalam mendapatkan layanan kami. Komitmen ini terus kami jalankan sesuai visi kami
– Enable people to shape a safer future by caring for their lives and dreams.” tutup Edy.

Di dukung oleh lebih dari 9.000 tenaga pemasar profesional dan 11 mitra perbankan, Generali saat ini melayani lebih dari 350 klien perusahaan lokal dan internasional serta melindungi lebih dari 400.000 jiwa di seluruh Indonesia.

Dengan ekspansi bisnis yang didukung dengan kemudahan secara digital, Generali yakin bisa menjangkau dan melayani lebih banyak keluarga Indonesia ke depannya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved