Breaking News:

KEPRI TERKINI

Sekda Kepri Tegur Pimpinan RSUD RAT Soal Keterlambatan Bayar Insentif Nakes

Sekda Kepri TS Arif Fadillah mengaku telah menegur pimpinan RSUD RAT Tanjungpinang terkait keterlambatan bayar insentif nakes covid-19, Rabu (16/6)

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Endra Kaputra
Sekda Kepri Tegur Pimpinan RSUD RAT Soal Keterlambatan Bayar Insentif Nakes. Foto Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), TS Arif Fadillah 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), TS Arif Fadillah menegur pimpinan RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) dan RSUD di Busung, Bintan atas keterlambatan melakukan transfer insentif para tenaga kesehatan (nakes).

"Dapat kabar ada karangan bunga itu, saya langsung tegur. Saya tanyakan juga kenapa kok lama ditransfernya," ujarnya, Kamis (17/6/2021).

Arif mengatakan, Pemprov Kepri sudah menganggarkan kurang lebih Rp 25 miliar untuk pemberian insentif nakes tersebut.

"Jadi uangnya juga sudah masuk ke kas rumah sakit. Tinggal dibayarkan saja. Ternyata memang ada sistem laporan pembayaran masing-masing rekening nakes saja yang jadi kendala. Tapi sudah lancar sekarang," ujarnya.

Arif juga menjelaskan, memang awalnya pemberian insentif nakes dibebankan dari dana pusat.

Baca juga: Tanggapan 2 Legislator Kepri Soal Karangan Bunga Nakes RSUD RAT Tagih Insentif

Baca juga: Klarifikasi Pihak RSUD RAT Soal Nakes Covid-19 Tagih Tunggakan Insentif 8 Bulan

"Setelah ada PMK 17 itu, daerah masing-masing yang anggarkan untuk pemberian insentif nakes," jelasnya.

Ia melanjutkan, anggaran Rp 25 miliar untuk pemberian insentif nakes tersebut dianggarkan mulai 2020 sampai Desember 2021 mendatang.

"Kalau tahap awal ini kan dibayarkan 3 bulan baru. Makanya saya akan pantau terus agar hak para Nakes segera ditunaikan semua.

Kasihan para pahlawan kita berjuang dalam penanganan pasien Covid menunggu haknya," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, heboh foto karangan bunga yang disebar di media sosial baik facebook dan grup-grup WhatsApp.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved