Breaking News:

PEMBUNUHAN DI BATAM

Setelah Membunuh, Safrudin Tinggal di Hutan Mangsang Batam 10 Hari, Tengah Malam Cari Makan

Safrudin (28) pelaku pembunuhan terhadap Budi Damanik (42) mengaku sempat tinggal di hutan Mangsang selama 10 hari karena tak biasa keluar Batam.

Penulis: Eko Setiawan | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/EKO SETIAWAN
Safrudin, pelaku pembunuhan Budi Damanik di kawasan Jodoh diamankan polisi di Medan. Pelaku sudah mengakui kalau dirinyalah yang menghabisi Budi Damanik tukang cendol di kawasan Jodoh Batam. 

Ia ditangkap tim Buser Macan Barelang bersama Polsek Lubuk Baja ketika sedang berada di rumah singgah.

Rencananya pelaku akan bekerja di rumah singgah tersebut.

Hanya saja, sebelum pelaku sempat bekerja, Polisi sudah duluan menangkapnya.

Kendala Pencarian

Dalam ekspose di Polsek Lubuk Baja, Kapolsek Lubuk Baja AKP Satria Nanda yang didampingi oleh Wakasat Reskrim Polresta Barelang AKP Juwita Oktaviani mengungkapkan kendala pencarian pelaku.

Salah satu kendala pencarian yakni pelaku merupakan orang baru di kawasan Jodoh tempat pelaku bekerja sebagai tukang parkir cadangan.

"Kendalanya pertama itu memang minimnya informasi terkait pelaku ini. Karena dia adalah orang baru dan tidak banyak orang yang mengenalnya," sebutnya.

Polisi tentunya tidak berhenti sampai di sana.

Sejumlah orang saksi dimintai keterangan untuk menggali informasi pelaku.

Dari beberapa keterangan saksi, polisi mendapatkan tempat kerja sebelumnya pelaku ini.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved