Breaking News:

BOS Tempat Hiburan Malam Aniaya Karyawan Wanitanya, Rambut Dijambak Dada di Tendang

Seorang pria berinisial J mengaku sebagai orang yang kebal hukum. Tak heran dia dengan beraninya melakukan penganiayaan terhadap karyawan wanitanya

Editor: Eko Setiawan
www.myconcern.co.uk
Ilustrasi penganiayaan: Bos tempat hiburan malam di Kota Malang melakukan penganiayaan terhadap karywan wanitanya hingga mengalami babak belur 

MT juga mengungkapkan, penganiayaan bukan hanya dilakukan oleh J saja, melainkan juga oleh salah satu staff security.

"Kalau yang mukul, nendang sama jambak itu J. Tetapi kalau mukul daerah dada sama pinggang, itu salah satu staff security nya," jujurnya.

MT juga mencoba untuk meminta tolong dengan menulis sebuah pesan di secarik kertas. Namun pesan di secarik kertas itu nampaknya tidak bisa MT berikan kepada seseorang, karena security juga mengikuti setiap jejak langkah MT.

Selain itu menurut penuturan MT, J mengaku kebal hukum. Sehingga, bebas melakukan tindakan dugaan penganiayaan tersebut.

Sementara itu kuasa hukum MT, Rudy Murdhani mengungkapkan, bahwa pihaknya akan melanjutkan proses pelaporan tersebut. Karena J diduga telah melakukan tindak pidana sesuai pasal 351 ayat 2, pasal 170, pasal 368, dan pasal 333/328 KUHP.

"Kami dari kuasa hukum sedang melanjutkan proses pelaporan itu. Dikarenakan ada kata kata yang kebal hukum, itu masuk kode etik. Selain itu mengenai kesalahan yang dilakukan oleh korban, seharusnya tidak sampai dilakukan seperti itu, karena korban merupakan seorang perempuan. Seharusnya dilaporkan ke kepolisian, bukan dilakukan seperti itu," bebernya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo menerangkan, bahwa pihaknya masih memproses laporan tersebut.

"Masih dalam proses. Laporan sudah masuk, tapi masih dalam proses," tandasnya.

Artikel ini telah tayang di TribunMadura.com dengan judul Karyawan Wanita Dihajar Bos Hiburan Malam dan Babak Belur, Diduga Korupsi, Berujung Laporan 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved