Breaking News:

ASET KRIPTO

Investasi Aset Kripto Makin Menggiurkan, Waspadai Entitas Kripto Bodong, Berikut Ciri-Cirinya

Rata-rata para entitas menjanjikan keuntungan tetap atau fixed income seperti keuntungan 1 persen per hari hingga 14 persen per minggu.

Editor: Rimna Sari Bangun
TRIBUNBATAM.id/IST
Mata Uang Kripto 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Berinvestasi di aset atau mata uang kripto makin dilirik semua kalangan di Indonesia. Seiring meningkatnya animo masyarakat terhadap aset kripto, harus juga dibekali dengan tingkat kewaspadaan yang tinggi agar terhindar dari kasus penipuan.

Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI) Tongam L Tobing mengatakan, salah satu ciri entitas aset kripto ilegal atau abal-abal adalah menawarkan bunga atau keuntungan yang besar.

Tongam melihat, rata-rata para entitas menjanjikan keuntungan tetap atau fixed income seperti keuntungan 1 persen per hari hingga 14 persen per minggu.

Padahal sebenarnya aset kripto memiliki harga yang naik turun.

"Jadi itu bermacam-macam modusnya. Ada yang menawarkan keuntungan beragam seperti income 1 persen per hari atau 14 persen per minggu," ujarnya dalam webinar Kompas Talks: Mengelola Demam Aset Kripto yang diselenggarakan Harian Kompas secara virtual, Kamis (17/6/2021).

Tak hanya itu, para pelaku juga melakukan kegiatan-kegiatan seperti Multi Level Marketing (MLM) dengan skema piramida.

"Jadi semakin banyak yang direkrut semakin banyak bonus yang kita dapatkan," ucap Tongam.

Menurut dia, umumnya para pelaku memang menawarkan keuntungan tetap bahkan besar. Ini dilakukan sebagai daya tarik agar masyarakat masuk ke dalamnya.

Baca juga: GAWAT Hacker Mulai Ancam Lembaga Keuangan, Minta Bayaran Uang Kripto

"Beberapa pelaku ini memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat kita terhadap produk dengan menciptakan kondisi dimana kita lihat saat ini banyak sekali penawaran-penawaran yang berkedok jual aset kripto," jelas dia.

Tongam mencontohkan, seperti halnya investasi kripto seperti di EDCCash salah satu aplikasi jual beli kripto.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved