Selasa, 9 Juni 2026

PENANGANAN COVID

Vaksinasi Corona di Batam Sulit Door to Door, Amsakar Achmad: Vaksinator Terbatas

Wakil Wali kota Batam Amsakar Achmad menyebut, keterlibatan puluhan tenaga medis di Batam sudah maksimal.

Tayang:
ISTIMEWA
Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad. Pihaknya mengungkap kendala dalam menerapkan vaksinasi corona di Batam secara door to door ke permukiman warga. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Vaksinasi Corona di Batam secara door to door sukar untuk diterapkan.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengungkap kendala dalam merealisasikan hal itu.

Seperti diketahui, pelaksanaan Vaksinasi Corona di Batam ini begitu dikeluhkan warga.

Tingginya animo masyarakat yang ingin mengikuti Vaksinasi Corona di Batam, kurang diimbangi dengan jumlah Tenaga Penyelenggara Vaksinasi.

Ini juga salah satu penyebab kegiatan vaksinasi tingkat RT ataupun door to door tak bisa dilakukan. Lantaran keterbatasan tenaga vaksinator.

Kegiatan vaksinasi covid-19 digelar di Sekolah Yos Sudarso, Batam Center, Jumat (18/6/2021) berujung pada kerumunan massa.
Kegiatan vaksinasi covid-19 digelar di Sekolah Yos Sudarso, Batam Center, Jumat (18/6/2021) berujung pada kerumunan massa. (TRIBUNBATAM.id/HENING SEKAR UTAMI)

"Kami memiliki 42 fasilitas kesehatan (Faskes). Sebanyak 21 di antaranya berasal dari faskes Pemko Batam, sementara 21 lainnya berasal dari klinik hingga rumah sakit.

Namun, dari 42 faskes ini tidak semua tenaga medisnya bisa dilibatkan secara langsung.

Kami tarik sebagian untuk membantu vaksinasi di beberapa titik," ujar Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad di DPRD Kota Batam, Jumat (18/6/2021).

Jika melihat hal tersebut, ia mengaku sangat sedih. Mengingat, tenaga medis yang diturunkan diakuinya sudah bekerja secara maksimal. Dan tentunya membutuhkan waktu untuk rehat.

"Rata-rata yang bisa terlayani sekitar 300 orang, namun kini hanya mampu melayani 200 orang.

Mengingat sejumlah tenaga medis dialihkan tenaganya ke titik-titik lainnya," katanya.

Amsakar menuturkan harusnya, secara ideal Batam bisa mendapat dukungan 3 kali lipat sumber daya manusia (SDM) dari faskes untuk melakukan vaksinasi.

Baca juga: Vaksinasi Corona Massal di Batam Picu Kerumunan, Dinkes Kepri: Tak Perlu Menumpuk

Baca juga: Vaksinasi Corona di Anambas, Petugas Datangi Warga Sri Tanjung Pastikan Vaksin Aman

Misalnya ada satu hari hari 17 ribu masyarakat yang akan divaksin, tapi tenaga penyelenggara vaksinasi saat ini sangat terbatas.

Idealnya, dari 17 ribu itu, butuh sekitar 60 ribu tenaga. Yang terdiri dari TNI dan Polri, Satpol PP, tenaga perkir, supir bus hingga tenaga vaksinator.

"Intinya, kami kekurangan tenaga penyelenggara vaksinasi," katanya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved