Minggu, 10 Mei 2026

HEBOH Matahari Terbit dari Utara, BMKG Benarkan Fenomena Alam Terjadi

Rekaman video matahari terbit dari utara di Jeneponto viral di media sosial dan diakui kebenarannya oleh BMKG sebagai kejadian nyata dan benar terjadi

Tayang:
Istimewa
Media sosial heboh dengan video yang diunggah warganet memperlihatkan matahari terbit dari utara di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan 

TRIBUNBATAM.id - Rekaman warga yang merekam video matahari terbit dari utara viral di media sosial.

Peristiwa alam langka ini terjadi di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) dan jadi perbincangan netizen.

Video itu berdurasi 3 menit 23 detik dan direkam seorang guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Binamu Jeneponto.

Ia mengatakan matahari yang terbit dari utara merupakan suatu kejadian aneh dan baru pertama  ia lihat.

"Melaporkan dari lokasi MAN Binamu.

Sesuatu yang sangat aneh telah terjadi.

Di mana matahari berada pada posisi di utara pagi ini pada hari kamis tanggal 17 Juni.

Baca juga: Besok Pagi Sebelum Matahari Terbit, Merkurius dan Jupiter Akan Terlihat di Langit Ufuk Timur

Sekarang baru menjelang jam 8 matahari sudah berada pada posisi utara," kata pria dalam video.

Ilustrasi sinar matahari
Ilustrasi sinar matahari ((beerphotographer)/Kompas)

"Kami bersama teman-teman di Jeneponto menyaksikan langsung dengan mata kepala terjadi suatu keanehan.

Sebelumnya saya belum pernah melihat, di mana kebiasaan matahari pagi terbit di sebelah timur.

Ternyata matahari sudah berada pada posisi utara, tidak biasanya terjadi seperti itu," ujarnya.

Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar, Agusmin H membenarkan kejadian yang diunggap warga tersebut.

Dia menganggap kejadian tersebut merupakan hal lumrah dan meski jarang terjadi.

"Itu yang menyebabkan perubahan cuaca, yakni adanya musim panas dan dingin," jelas Agusmin saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (18/6/2021).

Baca juga: SEJARAH Baru! Korsel Ciptakan Matahari Buatan, Hasilkan Suhu Panas 100 Juta Derajat Selama 20 Detik

Agusmin menjelaskan, fenomena matahari terbit dari utara disebut Gerakan Semu Matahari (GSM).

"Saat itu terjadi, posisi bumi miring sekitar 23 derajat.

Ilustrasi - Planet jupiter adalah objek terbesar kedua di Tata Surya, setelah Matahari. Jupiter sering disebut bintang gagal, karena berdasarkan massa, jupiter memiliki kesamaan komposisi dengan Matahari. (SHUTTERSTOCK/Vadim Sadovski)
Ilustrasi - Planet jupiter adalah objek terbesar kedua di Tata Surya, setelah Matahari. Jupiter sering disebut bintang gagal, karena berdasarkan massa, jupiter memiliki kesamaan komposisi dengan Matahari. (SHUTTERSTOCK/Vadim Sadovski) (Kompas.com)

Rotasi bumi mengelilingi matahari yang tidak tegak lurus membuat belahan utara banyak menerima sinar matahari.

Sebaliknya terjadi di bumi selatan," tuturnya dikutip dari kompas.com.

Baca juga: Solahart, Pelopor Pemanas Air Tenaga Matahari Hadir di WISCO Gallery Batam

Baca juga: Sederet Manfaat Berjemur di Bawah Sinar Matahari Pagi, Apa Saja?

.

.

.

Baca berita menarik TRIBUNBATAM.id lainnya di Google

(* / TRIBUNBATAM.id)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved