Breaking News:

PENANGANAN COVID

Bapelkes Batam Semprot Lokasi Karantina Pasien Covid-19 Pakai Eco Enzyme

Penyemprotan Eco Enzyme oleh Bapelkes Batam ini merupakan uji coba pertama, serta melibatkan sejumlah pihak.

Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
BAPELKES BATAM - Tim Bepelkes Batam menyemprot lokasi karantina pasien covid-19 di Batam menggunakan cairan Eco Enzyme, Minggu (20/6/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Batam Kemenkes RI tak hanya melatih tenaga kesehatan berkenaan dengan Penanganan Covid.

Langkah turun ke lapangan mereka lakukan dengan menyemprot Eco Enzyme di sejumlah lokasi karantina pasien covid-19 di Batam.

Eco Enzyme merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik.

Penyemprotan yang melibatkan sejumlah pihak ini merupakan uji coba pertama.

Sebagai tahap awal, 10 ton cairan Eco Enzyme disemprot pada 4 titik lokasi karantina pasien virus corona di Batam.

"Lokasi Eco-Enzyme pertama di Asrama Haji Batam Center. Lalu Rusun Pemko Batam Blok H dan G dan Rusun BP Blok A dan B serta Rusun Putra Jaya," ungap Kepala Bapelkes Batam, Asep Zaenal Mustofa, Minggu (20/6/2021).

BAPELKES BATAM -  Tim Bepelkes Batam menyemprot lokasi karantina pasien covid-19 di Batam menggunakan cairan Eco Enzyme, Minggu (20/6/2021).
BAPELKES BATAM - Tim Bepelkes Batam menyemprot lokasi karantina pasien covid-19 di Batam menggunakan cairan Eco Enzyme, Minggu (20/6/2021). (TribunBatam.id/Istimewa)

Untuk mendukung penyemprotan Eco Enzyme itu, 20 unit alat semprot dan 1 unit pompa besar (robin) dibantu 1 unit tong (1 ton) dan 1 unit pickup dikerahkan oleh pihaknya.

Asep menyebutkan penyemprotan Eco Enzyme hari ini melibatkan pengurus PW NU, Vihara Matriya, KESTI TTKKDH, PUWNTEN, Bapelkes Batam, Posko BLC dan Biker Subuh.

Saat penyemprotan, pihaknya hanya menyemprot sekitar dan koridor. Mereka tidak menyemprot kamar tempat pasien menjalani karantina.

Asep berharap dengan ada penyemprotan Eco-Enzym menjadi sala satu langkah untuk mengendalikan penyebaran covid-19.

"Tentu langkah ini mampu mengendalikan penyebaran virus melalui ecoenzim. Langkah ini sudah berjalan sukses di Bali.

Baca juga: Bapelkes Batam Kerahkan 16 Pakar Entomologi, Perangi Ribuan Lalat di Galang

Baca juga: Covid-19 Lingga - Dua Kecamatan Zona Merah Corona

Sebelumnya kami sudah koordinasi dengan asisten Pemko Pak Yusfa," ucapnya.(TribunBatam.id/Bereslumbantobing)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Penanganan Covid

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved