BATAM TERKINI
2 Kapal Tanker dari India Ditolak Masuk Singapura Lalu Putar Haluan ke Batam
Dua kapal motor tanker (MT) dari negara India ditolak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam masuk perairan Batam.
Penulis: Beres Lumbantobing |
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dua kapal motor tanker (MT) dari negara India ditolak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam masuk perairan Batam.
Langkah tegas itu diambil kepala KSOP khusus Batam untuk mencegah masuknya wabah virus covid.
Kepala KSOP khusus Batam, Capt. Mugen Sartoto mengatakan 2 kapal berbendara India terpaksa putar haluan kembali ke negara asalnya.
"Ada dua kapal yang sudah kita tolak, tidak kita berikan Clearance. Dua kapal itu dari India, ada crew nya yang sedang sakit ," ujar kepala KSOP khusus Batam, Capt. Mugen kepada TRIBUNBATAM.id, Selasa (22/06/2021).
Dikatakannya, satu kapal itu mau loading di Dumai, namun mereka ditolak di Dumai lalu putar haluan ke Batam mau menurunkan penumpang.
"Saya pun kordinasi dengan karantina, dan kita putuskan untuk menolak karena kasus covid di Batam cukup tinggi," ujarnya.
Tak hanya itu, kapal kedua juga demikian pelayaran Kapal dari India ke Singapura namun ditolak di sana, lalu putar haluan menuju Batam dengan tujuan menurunkan penumpang di Batam.
Baca juga: BREAKING NEWS - Sebuah Minibus Bimbar Terbalik di Batam Center
Langkah yang sama pun diambil KSOP untuk tetap menolak.
"Kapal dari India, tujuannya ke Singapura, ditolak di sana masa dibawa kekita, iya kita tolak," ucap Mugen.
Kenapa ditolak, kata Mugen hal itu dilakukan pihaknya setelah melakukan kordinasi konfirmasi ke karantina.
Tak hanya itu, lanjut Mugen, saat ini masih ada 1 kapal lagi yang sedang mengapung-apung menunggu persetujuan Clearance untuk berlabuh di perairan Batam.
"Kapal itu bernama MT Marima, tidak ada bendera, di kapal itu ada crew yang meninggal," ungkap Capt. Mugen.
Kata dia, pihaknya masih menunggu petunjuk dari Satgas.
"Kapal internasional masuk Batam harus melaui kordinasi Karantina, Imigrasi dan Kesyahbandaran. Jadi melibatkan banyak isntansi," katanya. (TRIBUNBATAM.id/bereslumbantobing)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Penanganan Covid
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/22062021kapal-mt-marima-mengapung-di-batam.jpg)