Breaking News:

BATAM TERKINI

224 Pekerja Migran Indonesia Masih Jalani Karantina di Batam

Sebanyak 224 Pekerja Migran Indonesia masih menjalani karantina di Batam. Mereka ditempatkan di Rusun BP Batam dan Rusun Pemko Putra

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.id/IAN SITANGGANG
Sejumlah PMI sedang menjalani Karantina di Rusun Tanjunguncang Batam, beberapa waktu lalu. Saat ini ada 224 Pekerja Migran Indonesia Masih Jalani Karantina di Batam 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berada di Kota Batam hingga Senin (21/6/2021) lalu sebanyak 224 orang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan, ratusan PMI tersebut menjalani karantina di Rusun Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Rusun Pemko Putra. Sementara Rusun Pemko Batam saat ini sedang kosong.

Didi memaparkan, PMI yang berada di Rusun BP Batam sebanyak 139 orang. Terdiri dari 102 laki-laki dan 37 perempuan.

"Jumlah awalnya 136. Terdiri dari 102 laki-laki dan 34 perempuan. Nah yang datang pada hari itu 3 orang perempuan. Jadi totalnya 139 orang," katanya, Selasa (22/6/2021).

Sementara PMI yang berada di Rusun Pemko Putra sebanyak 85 orang. Terdiri dari 60 laki-laki dan 25 perempuan. Tak ada kedatangan PMI di Rusun ini.

Baca juga: Terpapar Covid-19, 7 TKI /PMI di Rusunawa Tanjunguncang Dievakuasi ke RSKI Galang Batam

"Ketentuan pemulangannya masih sama. Yakni 2 kali PCR dan karantina 5 hari di daerah transit," katanya.

Terpapar Covid-19

Sebelumnya diberitakan, sebanyak tujuh orang TKI atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjalani karantina di Rusunawa BP dan Pemko Batam dievakuasi ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI), Kamis (10/6/2021) siang.

Mereka terkonformasi positif covid-19 setelah melalui dua kali test swab.

Dari 100 orang yang menjalani swab ke dua, tujuh di antaranya terkonfirmasi positif Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved