Breaking News:

Dua KEK Batam Beroperasi Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Batam kini memiliki dua daerah kawasan ekonomi khusus (KEK). Dua kawasan itu secara resmi beroperasi.

Ist
Kepala BP Batam bersama Menko bidang Perekenomian dan Menperin RI 

Seperti pengembangan Bandara Hang Nadim. "Doain, biar mudah-mudahan ini akan menambah investasi di Kota Batam.

Di bandara, kita sudah lapor pak Menko. Bahwa pemenangnya sudah diumumkan, kita lagi bikin perjanjian untuk jangka dua puluh lima tahun ya," imbuh Rudi mengakhiri.

Sementara saat menyerahkan PP terkait dua KEK di Batam, Airlangga, menyatakan jika KEK Batam Aero Technic seluas 30 ha, memiliki target investasi sebesar Rp7,2 triliun dan penciptaan lapangan pekerjaan 9.976 tenaga kerja. 

"Sesuai PP Penetapannya, KEK ini akan dikembangkan untuk kegiatan industri berbasis MRO (Maintenance, Repair, Overhaul) pesawat," jelasnya.

Hadir pada kesempatan itu, Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Wako Batam dan juga Kepala Badan Pengusahaan Batam, Muhammad Rudi dan lainnya.

Disampaikan, pengembangan KEK Batam Aero Technic bersifat Brown Field Project. Berbeda dengan KEK lainnya yang berlokasi di luar KPBPB Batam yang sifatnya Green Field Project. 

"Disebut Brown Field Project karena sebelum ditetapkan menjadi KEK, kawasan tersebut telah dibangun berbagai fasilitas," bebernya.

Fasilitas dimaksud, untuk area hanggar maintenance, hanggar painting, hanggar cleaning, apron, taxiway, dan sebagainya untuk tahap 1 dan 2 seluas 6 Ha.

Ke depan, setelah menjadi KEK akan dikembangkan beberapa hanggar maintenance baru, component shop, serta workshop untuk tools & equipment.

"Diharap, KEK Batam Aero Technic dapat menjadi showcase utama perekonomian Indonesia dan membuat Indonesia setara dengan negara maju modern dan sejahtera. Dan dapat segera merealisasikan komitmen pembangunan kawasan dan menghadirkan investasi pelaku usaha sesuai dengan target yang telah ditetapkan bahkan bisa lebih cepat," imbuh dia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved