Senin, 20 April 2026

EMAS HARI INI

Harga Emas Sempat Terjungkal Kini Menguat Tipis Usai Pernyataan Sosok Ini

Penggemar investasi emas sedikit bernapas lega setelah harga logam mulia itu mulai terkerek naik usai terjungkal pada pekan pertengahan Juni 2021

|
financialexpress
Ilustrasi gelang dengan bahan baku emas dengan motif beraneka ragam yang dijajakan pedagang. Harga emas berangsur naik tipis setelah sempat terjungkang 

TRIBUNBATAM.id - Penggemar investasi emas sedikit bernapas lega.

Harga logam mulia itu mulai naik usai terjungkal pada pekan pertengahan Juni.

Emas lebih murah bagi pemegang mata uang lain, karena indeks dolar melemah di hari ketiga sejak awal pekan.

Edward Moya, analis pasar senior di OANDA mengatakan, perdagangan emas sedang berjuang karena tidak ada kejelasan apakah inflasi akan bertahan atau tidak.

Sementara di sisi lain minat safe-haven pada emas batangan kemungkinan turun dengan meningkatnya ekuitas.

Pada awal perdagangan Rabu (23/6/2021), harga emas menguat.

Pukul 7.16 WIB pagi ini, harga emas spot berada di 1.779,02 dollar Amerika per ons troi.

Dilansir dari Kontan, harga emas spot menguat tipis dari 1.778,74 dollar Amerika per ons troi pada perdagangan kemarin.

Sejalan, harga emas kontrak Agustus 2021 di Commodity Exchange menguat ke 1.778,50 dollar Amerika per ons troi dari sebelumnya 1.777,40 dollar Amerika per ons troi.

Menguatnya harga emas setelah turun, menunggu pernyataan Gubernur Federal Reserve Jerome Powell untuk kejelasan lebih lanjut tentang kebijakan moneter, setelah bank sentral memberikan nada hawkish minggu lalu.

Baca juga: ANJLOK Harga Emas Antam Kembali Turun Rp 8.000 Jumat (18/6), Berikut Rincian Harganya

Federal Reserve Jerome Powell menegaskan bahwa bank sentral tidak akan menaikkan suku bunga terlalu cepat hanya berdasarkan ketakutan akan inflasi yang akan datang.

Dalam sidang kongres, Powell menegaskan kembali niat bank sentral AS untuk mendorong pemulihan pasar kerja yang luas dan inklusif.

Dia menambahkan bahwa bank sentral tidak menaikkan suku bunga terlalu cepat hanya berdasarkan ketakutan akan inflasi yang akan datang.

"Trader emas secara khusus melihat pertanyaan dan jawaban (dari kesaksian Powell), untuk melihat apakah ada sesuatu yang dia katakan, sesuatu yang tidak biasa dari teks yang disiapkan," kata analis senior Kitco Metals Jim Wyckoff kepada Reuters.

Dalam kesaksian yang disiapkan yang dirilis pada Senin malam, Powell mengatakan ekonomi AS terus menunjukkan "perbaikan berkelanjutan" dan memprediksi penurunan inflasi dari level yang meningkat saat ini.

Baca juga: Bersihkan Pakai 5 Bahan Dapur Ini, Perhiasan Emas dan Perak Kinclong Seperti Baru

Baca juga: Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian Selasa 22 Juni 2021

Baca juga: Merosot Tajam, Sepekan Harga Emas Antam Turun hingga Rp 25.000 per Gram

.

.

.

Baca berita menarik TRIBUNBATAM.id lainnya di Google

(TRIBUNBATAM.id)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved