Breaking News:

BERITA SINGAPURA

Majikan Singapura 9 Bulan Aniaya Pembantu, ART Tewas Kelaparan Berat hanya 24 Kg

Penyiksaan mengerikan terjadi terhadap pekerja rumah tangga yang dilakukan majikannya di mana berat badan korban hanya 24 kg saat ditemukan tewas

Editor: Irfan Azmi Silalahi
today online/facebook
Piang Ngaih Don yang tewas dianiaya majikannya hingga kelaparan lalu meninggal dunia. Saat ditemukan berat badannya hanya 24 kilogram 

TRIBUNBATAM.id - Penganiayaan mengerikan terjadi terhadap pekerja rumah tangga yang dilakukan majikannya.

Setiap hari korban dianiaya dan dilecehkan hingga menyerah pada kondisinya lalu meninggal dunia.

Korban kehilangan berat 15 kilogram dan hanya 24 kilogram ketika meninggal di flat tiga kamar keluarga di Bishan Street 11 pada 26 Juli 2016.

Majikan perempuan 41 tahun kejam yang menganiaya pembantunya setiap hari selama sembilan bulan, kelaparan hingga meninggal dunia itu akhirnya mendapat ganjaran penjara 30 tahun.

Hukuman itu dijatuhi kepada Gaiyaithiri Murugayan dalam sidang yang berlangsung Selasa 22 Juni 2021.

Sang majikan berkebangsaan Singapura divonis melecehkan, mempermalukan, menyiksa, dan membuat kelaparan pembantunya Piang Ngaih Don (24), warga Myanmar hingga meninggal dunia.

Hakim Pengadilan Tinggi See Kee Oon, yang mengadili kasus ini mengatakan tak meragukan lagi kasus ini merupakan kasus pembunuhan terburuk yang dibawa ke pengadilan.

Penuntut dipimpin Wakil Jaksa Penuntut Umum Mohamed Faizal Mohamed Abdul Kadir, mempertahankan argumennya untuk hukuman maksimum penjara seumur hidup bagi Gaiyaithiri Murugayan.

Faizal menyebut bahwa kasus ini sangat keji dan mengerikan.

Baca juga: Pembantu Dipaksa Makan Kotoran Oleh Majikan, Kini Pelaku Jadi Tersangka

Dakwaan pembunuhan pada Gaiyathiri direduksi menjadi culpable homicide, yang tak sama dengan pembunuhan (murder).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved