Breaking News:

Reaksi Gubernur Kepri Soal Hasil Tes GeNose Pelabuhan Tak Berlaku di Bandara

Gubernur Kepri Ansar Ahmad janji akan segera mengevaluasi kebijakan soal aturan pemeriksaan GeNose yang wajib dilakukan di bandara sebelum berangkat

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Endra Kaputra
Reaksi Gubernur Kepri Soal Hasil Tes GeNose Pelabuhan Tak Berlaku di Bandara. Foto Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad angkat bicara terkait aturan pemeriksaan GeNose yang wajib dilakukan di bandara sebelum berangkat.

Diketahui, tes GeNose kembali menuai protes di tengah masyarakat, Selasa (22/6/2021) siang.

Warga Kota Tanjungpinang misalnya, mulai mengeluhkan soal tes GeNose yang tidak berlaku selama 1 x 24 jam.

Keluhan itu muncul ketika tes GeNose yang diterbitkan di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang tidak dapat dipakai di Bandara Hang Nadim Batam.

Padahal jangka waktu penerbitan hasil tes GeNose itu belum melewati satu hari.

Terkait hal ini, bukan hanya calon penumpang, orang nomor satu di Kepri itu juga tidak setuju Bandara Hang Nadim memberlakukan wajib tes GeNose ulang untuk keberangkatan melalui transportasi udara.

Menurutnya, bila masa berlaku GeNose belum habis 1x24 jam, hasil tes GeNose tetap berlaku walaupun bukan pemeriksaannya di luar bandara.

"Saya akan evaluasi segera itu. Seharusnya kalau misalnya sudah GeNose di Tanjungpinang, saat di Bandara jangan GeNose lagi, apalagi masa berlakunya belum habis.

Memberatkan warga itu," ujar Ansar, Rabu(23/6/2021).

Ia pun juga akan melakukan pengecekan ke beberapa daerah yang dikabarkan masih menerapkan tarif tes Genose di atas Rp 30 ribu.

"Saya dapat laporan juga, katanya masih ada harga GeNose di Kepri yang di atas Rp 30 ribu.
Kita maunya jangan sampai memberatkan masyarakat ya," sebutnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang warga bernama Wisesa (21) mengeluhkan pemeriksaan GeNose di Bandara Hang Nadim Batam.

Awalnya Wisesa melakukan GeNose di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) sebagai syarat perjalanan menuju Batam.

"Jadi saya tes GeNose saat itu pada pagi hari sekitar pukul 11.00 Wib. Setelah sampai Batam dan akan melanjutkan perjalanan menuju Kota Padang, pihak bandara bagian GeNose tidak menerima hasil GeNose di Tanjungpinang itu," ujarnya, Selasa (22/6/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved