Breaking News:

BINTAN TERKINI

4 Pelajar SMP Bintan Tak Naik Kelas Terkendala Transportasi, Ponsel dan Internet

Kepala Sekolah SMPN 5 Bintan di Kawal, Elnui membenarkan 4 peserta didik yang tidak naik kelas tahun ini.

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Alfandi Simamora
SMPN 5 BINTAN - Calon peserta didik baru saat mendftar ulang di SMP Negeri 5 Bintan. Empat pelajar di sekolah ini diketahui tak naik kelas karena terkendala dalam pembelajaran sistem jarak jauh. 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Empat pelajar kelas VII di SMP Negeri 5 Kawal, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri tak naik kelas.

Alasan mereka tak naik kelas yang membuat miris siapa yang mengetahuinya.

Kepala Sekolah SMPN 5 Bintan di Kawal, Elnui membenarkan 4 peserta didik yang tidak naik kelas tahun ini.

Para pelajar tersebut tidak naik kelas akibat ketertinggalan dalam mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di masa pandemi Covid-19 yang memang sangat berpengaruh saat diadakan belajar daring dan bimbingan ke sekolah.

Sejumlah pelajar yang berada jauh dari sekolah dan berada di pulau, mengalami kendala dari segi transportasi dan tidak memiliki handphone dan kendala jaringan untuk proses belajar melalui daring.

SMPN 5 BINTAN - Calon peserta didik baru saat mendftar ulang di SMP Negeri 5 Bintan. Empat pelajar di sekolah ini diketahui tak naik kelas karena terkendala dalam pembelajaran sistem jarak jauh.
SMPN 5 BINTAN - Calon peserta didik baru saat mendftar ulang di SMP Negeri 5 Bintan. Empat pelajar di sekolah ini diketahui tak naik kelas karena terkendala dalam pembelajaran sistem jarak jauh. (TribunBatam.id/Alfandi Simamora)

Sedangkan kendala transportasi, anak tidak bisa mengikuti pembelajaran bimbingan di sekolah karena bus gratis yang sebelumnya beroperasi, kini tidak berjalan karena proses belajar daring.

"Hal inilah yang membuat orangtua kadang pasrah anaknya tidak bersekolah dan mengikuti proses pembelajaran dari sekolah," tuturnya, Kamis (24/6/2021).

Elnui juga menyebutkan, agar siswa tidak tinggal kelas, guru maupun pihak sekolah sudah bertindak proaktif dalam menghubungi orang tua, jika ada siswa yang tidak aktif dalam mengikuti PJJ.

Guru juga sampai mengadakan Home Visit ke kediaman siswa yang tidak mengikuti proses pembelajaran dan orangtua yang tidak bisa dihubungi.

"Jadi kita sudah berupaya maksimal agar siswa kita di kelas VII ini supaya tidak tinggal kelas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved