Breaking News:

Kepala BP Batam: Beri Kenyamanan Bagi Investor Masuk Batam - Ikuti Target Pembangunan Presiden

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, HM Rudi, menjanjikan kenyamanan bagi investor, yang masuk Batam.

Penulis: Renhard Patrecia Sibagariang | Editor: Agus Tri Harsanto
Ist
Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, HM Rudi 

BATAM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, HM Rudi, menjanjikan kenyamanan bagi investor, yang masuk Batam. Tidak hanya kenyamanan di kawasan-kawasan industri di Batam, namun diperjalanan dari dan menuju industri. Jalanan di Batam dijanjikan tanpa macet, sehingga investor bisa beraktivitas dengan lancar. 

Diharapkan Rudi, dalam tiga tahun kedepan, semua jalan di Batam sudah bisa dibuat lima jalur. BP Batam diberikan tugas untuk membantu pengembangan infrastruktur dan Pemko, lebih fokus dalam penyelesaian Covid-19.

"Saya berfikiran, kalau investasi masuk, bagaimana memberikan rasa enak dan nyaman. Kalau masuk Batam sudah macet, tidak akan bergairah dia untuk berinvestasi," kata Rudi, pertengahan April lalu di Batam.

Dijanjikan, di era kepemimpinannya, Batam akan ditata dengan baik, terutama infrastrukturnya. Sama halnya dengan program infrastruktur yang dijalankan Presiden RI, Joko Widodo, sesuai dengan RPJMN. 

"Batam era saya, mudah-mudahan infrastruktur jalan utama, jadi prioritas. Kalau presiden membangun Indonesia, saya di kota saja," beber Rudi.

Dijanjikan, infrastruktur Batam akan terbaik, untuk kategori kabupaten/kota di diluar Jakarta. "Infrastruktur Batam, akan terbaik di Indonesia dibanding kabupaten/kota di daerah lain, kecuali dengan ibukota (Jakarta). Kalau ibukota dibantu pusat langsung. Kita berupaya sinergi antara BP dan Pemko, serta ada dibantu pusat," ujarnya.

Diakui, dengan membuka jalan lima jalur di Batam, Malaysia dan Singapura sudah memberikan apresiasi. Jika dulunya Batam dianggap sebagai daerah biasa seperti daerah lain, namun sekarang sudah menuju daerah maju. 

"Karena jarak kita dengan Singapura dan Malaysia dekat, cepat bisa mereka tahu," urai Rudi.

Diharapkan, dalam waktu dekat ini, selain infrastruktur jalan, juga akan terwujud pengembangan pelabuhan kontainer, Batuampar. Bahkan pada tahun 2024 mendatang, pelabuhan Batuampar sudah akan berubah total. Walau diakui, dalam pengembangan itu ada kendala-kendala yang dihadapi.

"Tahun 2024 pelabuhan bongkar muat di Batuampar sudah berubah total. Memang sangat sulit mengubah, tapi akan terwujud," tekad Rudi. 

Demikian halnya dengan Bandara Hang Nadim yang akan dibangun Angkasa Pura I bersama perusahaan Korea Selatan. Desain pengembangan Bandara Hang Nadim, diakui akan mengikuti gaya atau desain bandara Changi, Singapura.

"Kita akan contoh seperti Singapura, desain tidak lebih dari bandara singapura. Tapi akan seperti itulah kira-kira. Tapi besarnya tidak sampai sebesar itu," janjinya. (*)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved