Breaking News:

Kisah Sopir Ambulans Angkut Jenazah Covid-19 ke Pemakaman hingga Tengah Malam

Mawardi, sopir ambulans pengangkut jenazah Covid-19 bekerja hingga tengah malam di pemakaman

Editor: Aminudin
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
ILUSTRASI - Kisah sopir ambulans pangangkut jenazah Covdi-19 di Tangerang Selatan. Bekerja hingga tengah malam 

TRIBUNBATAM.id, TANGERANG - Jam menunjukan angka 08.00 WIB. Mawardi, sopir ambulans pengangkut jenazah korban Covid-19 sudah bersiap-siap bekerja.

Sebagai sopir ambulans, pria 48 tahun itu harus selalu stanbay menunggu panggilan.

"Kita harus selalu siap, demi tugas,"ungkapnya kepada wartawan Tribun Network, Sabtu (27/6/2021) yang menemui di kawasan pemakaman umum Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).

Tugas yang dia emban cukup mulia, mengantarkan jenazah ke pembaringan terakhir.

Tugas tersebut dilakoni Mawardi dengan semangat dan penuh dedikasi.

Selama kasus Covid-19 meningkat, Mawardi mesti bekerja ekstra.

Kadang sampai larut malam di saat orang lain sudah tertidur lelap.

Saat ditemui, Mawardi tengah menyeruput kopi sambil duduk di sebuah pot besar di blok pemakaman utama TPU Jombang.

Mobil ambulansnya terparkir di bawah rindang pohon ceri yang menepis sinar matahari petang.

Lampu strobo di bawah pelat nomor terus berkedip bergantian seperti tak tahan diam.

Mawardi sudah bekerja 4 tahun di Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) sebagai sopir ambulans.

Pandemi Covid-19 membuat kerja Muwardi lebih berat.

Bahkan pada Juni 2021 ini, dalam sehari, ia bisa lima kali bolak-balik menjemput jenazah dari rumah sakit, ataupun rumah duka ke pemakaman khusus Covid-19 TPU Jombang.

Setiap jam 08.00 WIB, Muwardi sudah harus siap dengan double masker, sarung tangan dan hazmat.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved