Breaking News:

KARIMUN TERKINI

Lanal TBK Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Total Rp 12 Miliar

Tim F1QR Lanal TBK sempat kehilangan saat mengejar speedboat tanpa nama dalam mengungkap upaya penyelundupan benih lobster itu.

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
BENIH LOBSTER - Danlanal Karimun Letkol Laut (P) Puji Basuki saat memimpin konferensi pers penyelundupan benih lobster senilai Rp 12 Miliar, Selasa (29/6/2021). 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Tim Fleet One Quick Response atau F1QR Lanal TBK gagalkan upaya penyelundupan benih lobster di Perairan Pulau Rukan Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.

Ratusan benih lobster atau Benur itu diamankan dari speedbota tanpa nama tujuan Singapura di perairan selatan Pulau Rukan pada Senin (28/6/2021) dini hari.

Danlanal Karimun Letkol Laut (P) Puji Basuki menjelaskan, penegahan terhadap ratusan ribu benur itu berawal dari informasi intelijen terhadap adanya dugaan penyelundupan benih lobster.

Benar saja, dari speedboat berkecepatan tinggi itu, anggota Lanal TBK menemukan 15 boks styrofoam berisi 479 kantong plastik baby lobster.

PENYELUNDUPAN BABY LOBSTER - Kedua tersangka penyelundupan baby lobster di Mako Lanal Batam saat konferensi pers, Kamis, (27/5/2021).
PENYELUNDUPAN BABY LOBSTER - Kedua tersangka penyelundupan baby lobster di Mako Lanal Batam saat konferensi pers, Kamis, (27/5/2021). (TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng)

Dari hasil pencacahan, terdapat dua jenis lobster yang ditemukan, antara lain jenis pasir dan mutiara dengan masing- masing jumlah 119.750 ekor benur jenis pasir dan 1.000 ekor benur jenis mutiara.

"Dari penegahan ini, kerugian negara yang berhasil di selamatkan senilai Rp 12 miliar," tambahnya dalam konferensi pers, Selasa (29/6/2021).

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi terkait adanya upaya penyelundupan benih lobster tujuan Singapura.

Dari informasi tersebut, Tim F1QR Lanal TBK kemudian menggelar operasi keamanan laut terbatas di Perairan Pulau Rukan.

"Pada 03.45 WIB Tim F1QR mendeteksi suara dan terpantau 1 unit speedboat berkecepatan tinggi diduga sebagai pelaku giat ilegal.

Tim kemudian langsung melakukan pengejaran," jelasnya

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved