Breaking News:

TKI ILEGAL DI BINTAN

TKI Ilegal di Bintan - 41 Diantaranya Awak Kapal Cina Dipulangkan Lewat Singapura

Dari 53 TKI Ilegal yang diamankan Polres Bintan, dua terpaksa dipisah karena mengarah ke gejala covid-19.

TribunBatam.id/Alfandi Simamora
PEKERJA MIGRAN INDONESIA - Puluhan Pekerja Migran Indonesia atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal ditangkap Polres Bintan di Pelabuhan Gentong Tanjunguban Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Senin (28/6) malam kemarin. 

BINTAN, TRIBUNBATAM.com - Dua dari 53 Tenaga Kerja Indonesia atau TKI Ilegal di Bintan terpaksa dipisahkan.

Langkah itu dilakukan karena mereka memiliki gejala yang menjurus ke virus corona.

Puluhan TKI ilegal ini sebelumnya ditangkap Polres Bintan di Pelabuhan Gentong Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Kepri, Senin (28/6) malam.

"Ada dua orang yang kami pisah," ungkap Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Dwihatmoko, Selasa (29/6/2021).

Ia menambahkan, puluhan TKI Ilegal di Bintan ini akan menjelani pemeriksaan rapid test sebelum diserahkan ke BP2MI Tanjungpinang.

TKI - Puluhan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal ditangkap Polres Bintan di Pelabuhan Gentong Tanjunguban Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Senin (28/6) malam kemarin.
TKI - Puluhan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal ditangkap Polres Bintan di Pelabuhan Gentong Tanjunguban Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Senin (28/6) malam kemarin. (TribunBatam.id/Alfandi Simamora)

Dari 53 orang yang ditangkap, 12 di antaranya merupakan TKI ilegal asal Lombok yang akan berangkat ke Malaysia.

Sedangkan, 41 orang lainnya merupakan awak kapal Cina yang dipulangkan secara ilegal melalui perairan Singapura.

Mereka berasal dari Jakarta, Medan dan Sulawesi serta daerah lain di Indonesia.

"Jadi karena tidak ada kapal untuk pulang, kemungkinan mereka dipulangkan lewat jalur belakang (ilegal).

Dari kapal ikan, kemudian ditransfer ke boat, baru dibawa ke penampungan di Tanjunguban," ujar seorang petugas BP2MI Tanjungpinang di lokasi.

Baca juga: Terpapar Covid-19, 7 TKI /PMI di Rusunawa Tanjunguncang Dievakuasi ke RSKI Galang Batam

Baca juga: Fakta Terbaru Kasus PCR Palsu Calon TKI, Bawa Nama RS Awal Bros Batam, Ini Pengakuan Pihak RS

Ia menambahkan, selain 41 orang anak buah kapal Cina ini, masih ada lagi 24 orang yang berada di Hotel Pesona, Tanjunguban.

"Soalnya di penampungan sudah penuh, jadi mereka dibawa ke hotel.

Total yang ABK kapal Cina ada 65 orang, namun 24 orang masih di hotel," sebutnya.(TribunBatam.id/Alfandi Simamora)

Baca juga Berita Tribun Batam Lainnya di Google

Berita Tentang TKI Ilegal di Bintan

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved