Breaking News:

Ada 42 Kasus Baru Covid-19 di Natuna, Bupati Ajak Warga Disiplin Prokes

Dari 42 kasus tersebut, masing-masing dikarantina di Isolasi RSUD Natuna sebanyak 4 pasien, Isolasi Terpadu 33 pasien dan isolasi mandiri 5 orang.

Editor: Rimna Sari Bangun
TribunBatam.id/Muhammad Ilham
Bupati Natuna Wan Siswandi 

TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Natuna kembali merilis penambahan 42  kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, Selasa (29/6/2021).

"Ini merupakan hasil temuan kasus baru, berdasarkan pemeriksaan RT-PCR yang dilakukan oleh RSUD Natuna, Rapid Antigen Puskesmas dan Klinik," kata Juru Bicara Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah dalam keterangannya.

Hikmat merincikan, ke 42 kasus positif tersebut tercatat sebagai nomor kasus 736 sampai dengan 777.

Diketahui dari 42 kasus baru tersebut, masing-masing dikarantina di Isolasi RSUD Natuna sebanyak 4 pasien, Isolasi Terpadu 33 pasien dan isolasi mandiri sebanyak 5 orang.

Sementara itu, Bupati Natuna, Wan Siswandi mengatakan bahwa Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna akan melaksanakan tracing pada orang-orang yang kontak erat dengan pasien dan tempat beraktifitas lainnya.

Bila memenuhi kriteria kontak erat maka dilanjutkan dengan pengambilan swab hidung dan tenggorokan untuk dilakukan pemeriksaan dengan metode RT PCR, Rapid Test Antigen di RSUD Natuna atau Puskesmas.

Sementara itu, di hari yang sama juga terdapat penambahan kasus sembuh sebanyak 1 orang, dengan rincian sebagai berikut;

-nomor kasus 647, inisial Ny.S perempuan 39 tahun, alamat Desa Belakang Gunung, Kecamatan Bunguran Utara.

Dengan demikian, per Selasa, 29 Juni 2021 jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Natuna tercatat sebanyak 777 kasus, yang terdiri dari kasus sembuh sebanyak 638 orang atau sekitar 82 persen,

yang dikarantina atau isolasi sebanyak 130 pasien atau sekitar 16 persen dan 9 kasus meninggal dunia atau sekitar 1 persen.

"Kami menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi Covid-19 ini.

Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tinggal satu rumah, keluarga tidak satu rumah ataupun di tempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama," ajak Bupati Natuna.

Di samping itu, Bupati Natuna juga berharap kepada masyarakat yang belum melakukan vaksinasi untuk segera melakukan vaksin ke tempat yang telah ditetapkan pemerintah. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved