VIRUS CORONA DI TANJUNGPINANG
Tanjungpinang Zona Merah Covid-19, Keterisian Bed Rumah Sakit Sudah 86,73 Persen
Plt Dinkes Tanjungpinang Nugraheni menyebut, keterisian isolasi terpadu untuk pasien covid-19 sudah mendekati penuh.
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Septyan Mulia Rohman
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Keterisian rumah sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit di Tanjungpinang sudah mencapai 86,73 persen.
Keterisian isolasi terpadu diakui Plt Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Barencana Tanjungpinang Nugraheni sudah mendekati penuh.
Seperti diketahui, kini Tanjungpinang Zona Merah Covid-19.
Ia menerangkan, faktor penambahan jumlah kasus aktif Covid-19 yang terjadi dalam dua minggu terakhir berdasarkan hasil tracing rapid test antigen di tiap-tiap titik sasaran yang menimbulkan keramaian.
"Kami akan tahu dari satu titik dan lansung orang-orang di sekitarnya ditracing.
Apabila mereka tidak disiplin protokol kesehatan, otomatis akan terjadi positif di situ," sebutnya, Rabu (30/6/2021).
Dengan kondisi ini, pemerintah dan unsur masyarakat Kota Tanjungpinang perlu berhati-hati dan waspada serta semakin patuh terhadap aturan protokol kesehatan dimana pun dan kapan pun ketika beraktivitas.
"Kapasitas di rumah sakit sudah 80 persen jadi kita harus hati-hati.
Sudah harus memikirkan mencari alternatif apabila kasus-kasus yang terdeteksi itu membutuhkan perawatan di rumah sakit," jelasnya.
Dari hasil koordinasi bersama satuan gugus tugas Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau telah dilakukan kerja sama dengan Rumah Sakit Tanjung Uban dan Rumah Sakit Kijang.
Pihaknya sudah menjajaki banyak tempat seluruh kecamatan dan kota sesuai perintah tim gugus untuk mencari alternatif-alternatif di sekitar mereka untuk bisa dijadikan isolasi terpadu.
"Sehingga pengawasannya lebih terfokus, mungkin ke arah timur yang banyak hotel-hotel tapi kita pilih yang jauh dari permukiman warga," katanya.
Baca juga: 5 Pegawai Bapelkes Batam Kena Covid-19
Baca juga: Capaian Vaksinasi Corona di Lingga Baru 31 Persen Hingga Akhir Juni 2021
covid-19 di Tanjungpinang
Kasus aktif covid-19 di Tanjungpinang terus bertambah.
Kondisi ini diperparah dengan status Tanjungpinang Zona Merah Covid-19.
Dari 928 kasus aktif yang dihimpun Satgas covid-19 dari Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Tanjungpinang hingga 29 Juni 2021, terdapat 660 pasien yang menjalani isolasi mandiri.
Sementara 183 pasien menjalani karantina di Lohass Hotel.
Hanya 85 pasien yang dirawat di rumah sakit rujukan Penanganan Covid.
Adapu total kasus positif virus corona di Tanjungpinang kini berjumlah 4.744.
Dari jumlah itu, sebanyak 3.702 pasien sembuh corona.
Sementara 114 pasien meninggal dunia akibat covid-19.
Wali kota Tanjungpinang Rahma menyebutkan, nantinya Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Tanjungpinang akan melakukan tracing (penelusuran) pada sejumlah orang yang kontak erat dengan pasien dan tempat beraktivitas lainnya.
"Bila memenuhi kriteria kontak erat maka dilanjutkan dengan pengambilan swab hidung dan tenggorokan," ujar Rahma dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Rabu, (30/6/2021).
Rahma juga mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru dimasa pandemi Covid-19 ini.
Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tinggal satu rumah, keluarga tidak satu rumah ataupun di tempat kerja.
"Sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama," imbaunya.
Update covid-19 di Kepri
1. 480 orang Konfirmasi:
a. 299 orang di Kota Batam;
b. 32 orang di Kota Tanjungpinang;
c. 71 orang di Kabupaten Bintan;
d. 21 orang di Kabupaten Karimun;
e. 9 orang di Kabupaten Kep. Anambas;
f. 6 orang di Kabupaten Lingga; dan
g. 42 orang di Kabupaten Natuna.
2. 246 orang Sembuh
a. 125 orang di Kota Batam;
b. 22 orang di Kota Tanjungpinang;
c. 57 orang di Kabupaten Bintan;
d. 34 orang di Kabupaten Karimun;
e. 6 orang di Kabupaten Kep. Anambas;
f. 1 orang di Kabupaten Lingga; dan
g. 1 orang di Kabupaten Natuna.
3. 11 orang Meninggal Dunia
a. 5 orang di Kota Batam;
b. 3 orang di Kota Tanjungpinang;
c. 1 orang di Kabupaten Bintan;
d. 1 orang di Kabupaten Karimun; dan
e. 1 orang di Kabupaten Kep. Anambas.
Berikut pula data Bed Occupancy Ratio (BOR) periode 21 sampai 27 Juni 2021
- Ketersediaan Rumah Sakit: 35 Rumah Sakit.
- Jumlah Rumah Sakit Terpakai: 27 Rumah Sakit.
- Jumlah Tempat Isolasi/Karantina: 12 Tempat Karantina.
- Kapasitas Tempat Tidur (TT): 1.223 TT. Diantaranya, 1.150 TT Isolasi, dan 73 TT ICU.
BOR Rumah Sakit Se-Provinsi Kepri: 60,67 %
a. Kota Batam: 61,52%
b. Kota Tanjungpinang: 86,73%
c. Kabupaten Bintan: 75,12%
d. Kabupaten Karimun: 44,31%
e. Kabupaten Lingga: 6,77%
f. Kabupaten Natuna: 20,27%
g. Kabupaten Anambas: 6,77%
Hitungan/Rumus BOR = (Jumlah hari perawatan rumah sakit/(Jumlah tempat tidur x jumlah hari dalam satu periode)) x 100%.
Peta Risiko Per 20 Juni 2021
1. Kota Batam: Oranye
2. Kota Tanjungpinang: Merah
3. Kabupaten Bintan: Merah
4. Kabupaten Karimun: Oranye
5. Kabupaten Lingga: Oranye
6. Kabupaten Natuna: Oranye
7. Kabupaten Anambas: Oranye
Keterangan:
Merah: Risiko Tinggi
Oranye: Risiko Sedang
Kuning: Risiko Rendah
Hijau : Tidak Ada Kasus / Tidak Terdampak.(TribunBatam.id/Noven Simanjuntak/Endra Kaputra)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Virus Corona di Tanjungpinang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1906kepala-dinas-kesehatan-tanjungpinang.jpg)