Breaking News:

Tips Dari Dokter Isolasi Mandiri di Rumah Biar Cepat Sembuh dan Tidak Menularkan ke Orang Lain

isolasi mandiri menjadi salah satu pilihan saat ini karena banyaknya pasien yang tertular dan kapasitas rumah sakit tidak bisa lagi menampung.

Editor: Eko Setiawan
TribunBatam.id/Istimewa
Polsek Daik Temui 2 Warga Isolasi Mandiri Karena Covid-19, Serahkan Paket Sembako. Foto anggota Polsek Daik Polsek Daik serahkan bantuan sembako kepada pasien Covid-19 di Desa Belungkur, Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Selasa (20/4/2021). 

TRIBUNBATAM.id - Saat ini daya tampung di rumah sakit sudah tidak bisa memadai lagi untuk merawat pasien Covid-19.

Maka dari itu, banyak orang tanpa gejala (OTG) menjalan isolasi mandiri di rumah.

Namun bagaiman isolasi mandiri yang sehat agar cepat sembuh dan tidak menularkan kepada tetangga.

Untuk diketahui, satu di antara langkah yang diambil adalah mendorong pasien Covid-19 tanpa gejala dan gejala ringan agar melakukan isolasi mandiri.

Pasalnya, tingkat keterisian rumah sakit yang tinggi membuat fasilitas dan tenaga kesehatan kelelahan, tak terkecuali di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC).

Hal itu disampaikan oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam & Konsultan Penyakit Dalam RSDC, Dokter Andi Khomeini Takdir, Sp.PD (K-Psi), sebagaimana diberitakan Tribunnews.com.

Baca juga: Pendererita Covid Kian Banyak, Pelajari Cara Membersihkan Lendir di Paru-paru

“Perlu rencana mitigasi untuk menjaga masyarakat tidak jatuh sakit. Apabila masyarakat tidak sakit, maka kapasitas rumah sakit tidak akan penuh sehingga tenaga kesehatan kita tidak kelelahan merawat pasien,” terangnya dalam 'Dialog Produktif' yang diselenggarakan KPCPEN dan disiarkan FMB9IDIKP, Selasa (29/6/2021).

Meski Indonesia tengah menghadapi varian baru, dr. Andi menyebut seharusnya masyarakat tak fokus ke hal tersebut.

Yang tak kalah penting adalah memastikan protokol kesehatan tetap dijalankan.

“Kunci dari pencegahannya adalah masker. Masker dua lapis menurut penelitian Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dikatakan mampu meningkatkan proteksi dari 60-80% menjadi 90%,” anjurnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved