Breaking News:

TKI ILEGAL DI BINTAN

TKI Ilegal di Bintan - Polisi Lacak Tekong yang Akan Berangkatkan ke Malaysia

Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono menyebut, pihaknya masih mencari keberadaan tekong yang akan berangkatkan 53 TKI ilegal ke Malaysia

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Alfandi Simamora
TKI Ilegal di Bintan - Polisi Lacak Tekong yang Akan Berangkatkan ke Malaysia. Foto Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugihartono 

Bambang juga mengimbau warga agar melapor ke Bhabinkamtibmas atau call center 110 Polres Bintan, apabila mengetahui informasi adanya TKI ilegal masuk melalui jalur-jalur tidak resmi, khususnya di Bintan.

"Selama 24 jam non stop akan segera dilakukan tindakan kepolisian, guna dilakukan penanganan sesuai hukum serta mengantisipasi penyebaran covid-19," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Polres Bintan menyerahkan 53 TKI atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ilegal ke Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/ BP2MI Tanjungpinang.

Penyerahan puluhan TKI Ilegal di Bintan ini dilakukan Selasa (29/6) malam untuk selanjutnya dilakukan proses pemulangan.

Mereka sebelumnya ditangkap anggota Polres Bintan di Pelabuhan Gentong Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Senin (28/6).

Plt.Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan UPT BP2MI Tanjungpinang, Darman M. Sagala menyebutkan, 53 orang PMI sudah diserahkan kepada BP2MI Tanjungpinang kemarin malam.

Darman juga menjelaskan jika 12 Calon PMI asal Lombok NTB yang hendak berangkat ke Malaysia telah menjalani Rapid Test Antigen oleh Polres Bintan dengan hasil negatif.

TKI ILEGAL DI BINTAN - Tenaga Kerja Indonesia atau TKI yang diamankan Polres Bintan saat menjalani rapid tes antigen oleh pihak Puskesmas Sri Bintan, Selasa (29/6/2021).
TKI ILEGAL DI BINTAN - Tenaga Kerja Indonesia atau TKI yang diamankan Polres Bintan saat menjalani rapid tes antigen oleh pihak Puskesmas Sri Bintan, Selasa (29/6/2021). (TribunBatam.id/Alfandi Simamora)

"PMI rencananya akan segera dipulangkan setelah dilakukan pemeriksaan antigen ulang untuk syarat kepulangan," katanya, Rabu (30/6/2021).

Sementara untuk 41 PMI awak kapal Cina harus menjalani karantina selama 5 hari dan dua kali swab PCR dengan hasil negatif oleh KKP Tanjungpinang.

Saat berada di Polres Bintan, mereka sebelumnya menjalani Rapid Test Antigen dengan hasil negatif.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved