Breaking News:

VIRUS CORONA DI TANJUNGPINANG

Walikota Rahma: Siram Warga Berkerumun Berlaku Hingga Tanjungpinang Zona Hijau

Walikota Tanjungpinang Rahma menyebutkan kebijakan menyiram warga yang berkerumun sebenarnya tak perlu jika ada kesadaran warga dalam prokes.

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Noven Simanjuntak
Wali Kota Tanjungpinang Rahma menegaskan jika kebijakan menyiram warga berkerumun menggunakan mobil pemadam kebakaran berlaku hingga kasus covid-19 Tanjungpinang menurun dan kembali ke zona hijau. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Wali kota Tanjungpinang Rahma menegaskan langkah menyiram warga Tanjungpinang yang berkerumun di atas pukul 22.00 WIB tetap berlaku.

Rahma bahkan belum dapat memastikan secara persis kapan waktu perhentian kebijakan itu.

Tidak hanya kebijakan menyiram warga yang kedapatan berkerumun.

Pemko Tanjungpinang juga bakal menerapkan tracing massal untuk mengetahui peta penyebaran covid-19 di Tanjungpinang.

Rahma mengatakan, jika dihitung berdasarkan rasio kasus aktif covid-19 di Tanjungpinang telah menunjukkan status rentan dan bahaya.

Sejumlah warga lanjut usia (Lansia) dengan usia 60 tahun keatas saat mendaftar vaksinasi corona di Tanjungpinang dosis pertama di Pujasera, Pasar Bintan Centre, Kota Tanjungpinang, Senin, (19/4/2021).
Sejumlah warga lanjut usia (Lansia) dengan usia 60 tahun keatas saat mendaftar vaksinasi corona di Tanjungpinang dosis pertama di Pujasera, Pasar Bintan Centre, Kota Tanjungpinang, Senin, (19/4/2021). (TribunBatam.id/Noven Simanjuntak)

"Tanjungpinang ini kota kecil dengan 224 ribu jiwa.

Hasil dari rapid yang kami lakukan di tempat-tempat itu sudah ada yang tanpa gejala covid-19," ungkap Rahma, Jumat, (2/7/2021)

Namun kata Rahma, jika kesadaran masyarakat tinggi terhadap penerapan protokol kesehatan di tempat-tempat keramaian maka sebenarnya tidak perlu dilakukan traking massal dan penyemprotan air dari Pemadam Kebakaran.

Rahma juga berharap kiranya hati masyarakat yang masih beraktivitas di atas pukul 22.00 WIB agar terketuk untuk bisa bekerja sama memulihkan kondisi covid-19 di Tanjungpinang.

Menurutnya, tujuan pemerintah semata-mata menjaga dan melindungi masyarakat.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved