Breaking News:

OTT DI BINTAN

Fakta-fakta Tim Kejati Kepri Bekuk Jaksa Gadungan di Bintan

Oknum pegawai TU Kejaksaan di Kepri mengaku sebagai jaksa dan memeras seorang kades. Kini jaksa gadungan itu sudah jadi tersangka. Berikut faktanya

Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/ENDRA KAPUTRA
Fakta-fakta Tim Kejati Kepri Bekuk Jaksa Gadungan di Bintan. Foto Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Kepri Agustian Sunaryo bersama salah satu penyidik, beberapa waktu lalu 


2. Barang Bukti Rp 50 Juta

Ketiga orang itu diamankan tim Kejati Kepri di sebuah rumah makan di Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan, Rabu (30/6/2021) malam sekira pukul 19.00 Wib.

Mereka terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) saat memeras salah satu Kepala Desa Malang Rapat di Bintan.

OTT DI BINTAN - Asintel Kejati Kepri Agustian saat konferensi pers di Kejati Kepri. Dua oknum pegawai tata usaha dan seorang waga sipil diamankan karena memeras kepala desa di Bintan, Rabu (30/6/2021).
OTT DI BINTAN - Asintel Kejati Kepri Agustian saat konferensi pers di Kejati Kepri. Dua oknum pegawai tata usaha dan seorang waga sipil diamankan karena memeras kepala desa di Bintan, Rabu (30/6/2021). (TribunBatam.id/Istimewa)

Dua oknum pegawai tata usaha kejaksaan ini mengaku sebagai jaksa dan memeras kepala desa dengan dalih pengamanan kegiatan.

Uang Rp 50 juta diamankan dan menjadi barang bukti dalam kasus pemerasan ini.

3. Kejati Kepri Bentuk Tim Pengamanan SDO Kejati Kepri

Kasus ini terungkap setelah bidang intelijen Kejari Bintan menerima informasi masyarakat adanya dua orang yang mengaku sebagai Jaksa dari Kejati Kepri dan Jaksa bagian intelijen Kejari Bintan pada Rabu (30/6/2021).

Bidang Intelijen Kejari Bintan selanjutnya melaporkan ke bidang Intelijen Kejati Kepri.

Dari sana, Kajati Kepri Hari Setiyono memerintahkan untuk dilakukan pengecekan dan membentuk Tim Pengamanan SDO Kejati Kepri.

Hasil pengecekan diperoleh informasi bahwa benar ada dua oknum Kejaksaan yang meminta sejumlah uang kepada kepala desa di Kabupaten Bintan dengan alasan mereka mempunyai data penyimpangan dana Desa.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved