Breaking News:

VIRUS CORONA DI BATAM

Grand Batam Mall Minta Pemerintah Segera Tekan Kasus Covid-19

Grand Batam Mall telah mengikuti aturan terkait upaya tekan laju covid-19 dengan beroperasi mulai dari pukul 10.00 sampai 20.00 WIB.

Penulis: | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
GRAND BATAM MALL - Kondisi Grand Batam Mall setelah pembatasan jam operasional yang dikeluarkan Pemko Batam untuk menekan penyebaran covid-19. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kota atau Pemko Batam membatasi jam operasional pusat perbelanjaan.

Langkah ini diklaim sebagai upaya memutus penyebaran covid-19 di Batam.

Jam operasional mall kini diminta untuk tutup lebih awal yakni pukul 20.00 WIB.

Salah satu pusat perbelanjaan yang turut terimbas ialah Grand Batam Mall.

Saat ini pihaknya mengaku telah mengikuti aturan yang telah ditetapkan tersebut.

Hanya saja, sejak jam operasionalnya dikurangi, pihaknya mengaku bahwa jumlah pengunjung berkurang cukup signifikan.

Promo Grand Batam Mall Sambut Imlek, Diskon Hingga 70 Persen untuk Fashion Hingga Makanan. Foto seorang pengunjung sedang memasang harapan ke wishing tree di Grand Batam Mall, Kamis (28/1/2021).
Promo Grand Batam Mall Sambut Imlek, Diskon Hingga 70 Persen untuk Fashion Hingga Makanan. Foto seorang pengunjung sedang memasang harapan ke wishing tree di Grand Batam Mall, Kamis (28/1/2021). (TribunBatam.id/Roma Uly Sianturi)

"Pihak Grand Batam Mall telah mengikuti aturan yang ada terkait kebijakan ini yakni beroperasi mulai dari pukul 10.00 sampai 20.00 WIB.

Tentu hal ini memberi berpengaruh seperti restoran atau tempat makan diminta untuk dibawa pulang," ujar Deputi GM Grand Batam Mall, Yanto, Senin (5/7/2021).

Ia berharap, agar Pemko Batam bisa menangani dan menekan angka kasus penyebaran virus corona di Batam secara baik dan bijak.

Sehingga, situasi dapat kembali seperti biasanya.

" Grand Batam Mall juga berperan aktif membantu agar pengunjung bisa mengalami kenyamanan di saat situasi seperti ini.

Artinya penerapan protokol kesehatan selalu kami tingkatkan lagi.

Hal ini sebagai langkah menyakinkan pengunjung karena bagaimana pun kenyamanan pengunjung adalah yang utama bagi kami," jelasnya.

Pihaknya juga mengaku tak henti-hentinya untuk mengingatkan me seluruh tenan agar tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

Baca juga: BATAM Belum Butuh Rumah Sakit Darurat Untuk Pasien Covid-19

Baca juga: Genki Sushi Hadir di Grand Batam Mall, Manjakan Lidah Pecinta Kuliner Khas Jepang

UPDATE covid-19 di Batam

Jumlah kasus baru covid-19 di Batam sebelumnya bertambah 221 kasus, Rabu (4/7/2021).

Jumlah ini terdiri dari 131 pasien konfirmasi bergejala, 82 pasien konfirmasi tanpa gejala, 7 pasien konfirmasi kontak, dan 1 konfirmasi tanpa riwayat perjalanan.

Angka kumulatif kasus saat ini pun mencapai 14.645 kasus, yang mana 11.978 kasus telah sembuh, 322 orang meninggal dunia, dan 2345 lainnya masih dirawat.

"Saat ini tingkat kesembuhan mencapai 81,7 persen, tingkat kasus aktif 16 persen, dan tingkat kematian 2,1 persen," ujar Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi.

Akibat banyaknya penambahan kasus baru, seluruh kecamatan di wilayah mainland pun berzona merah, ditambah dengan satu kecamatan hinterland.

Antara lain, Kecamatan Batam Kota dengan 557 kasus, Nongsa 154 kasus, Bengkong 251 kasus.

Kecamatan Batu Ampar 82 kasus, Lubuk Baja 175 kasus, Sekupang 360 kasus, Batuaji 311 kasus, Sagulung 273 kasus, Sei Beduk 169 kasus.

RSBP BATAM - Tim medis mengevakuasi pasien covid-19 ke gedung PIE RSBP Batam di Sekupang.
RSBP BATAM - Tim medis mengevakuasi pasien covid-19 ke gedung PIE RSBP Batam di Sekupang. (TribunBatam.id/Bereslumbantobing)

Sementara itu, wilayah Hinterland berzona kuning, yaitu Kecamatan Bulang dengan 2 kasus aktif, Belakangpadang 10 kasus, dan Galang dengan 1 kasus masih berzona kuning.

Tercatat distribusi kasus paling banyak terdapat di Kelurahan Belian dan Baloi Permai, Batam Kota, serta Kelurahan Buliang Batuaji.

Baru menginjak awal bulan Juli 2021, grafik penambahan kasus Covid-19 merangkak naik dengan adanya penambahan 1.058 kasus.

Angka yang masih bergulir ini terbilang cukup tinggi jika dibandingkan puncak kasus tahun lalu di bulan Oktober 2020.

Mengingat angka kasus terus meningkat, masyarakat Kota Batam senantiasa diimbau untuk selalu menjalankan protokol kesehatan 5M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Vaksinasi Corona di Batam

Sasaran vaksinasi Covid-19 untuk usia 18 tahun ke atas di Kota Batam sebanyak 785.003 orang.

Saat ini, Pemerintah Kota (Pemko) Batam menargetkan pada 23 Juli 2021 bisa tercapai 70 persen.

"Jumlah sasaran 70 persen itu sebanyak 549.502 orang," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Senin (5/7/2021).

VAKSINASI CORONA DI BATAM - Para pelajar SMAN 1 Batam menjalani screening kesehatan sebelum divaksin, Minggu (4/7/2021).
VAKSINASI CORONA DI BATAM - Para pelajar SMAN 1 Batam menjalani screening kesehatan sebelum divaksin, Minggu (4/7/2021). (TribunBatam.id/Hening Sekar Utami)

Diakuinya jumlah yang sudah divaksin sejauh ini sebanyak 425.970 orang. Dan yang harus divaksin lagi sebanyak 123.532 orang.

"Target harian kita hingga 23 Juli ini 5882 orang perhari," kata Didi.

Sementara itu, sasaran vaksinasi untuk remaja (usia 12 hingga 17tahun) sebanyak 132.245 orang.

Pihaknya menargetkan 23 Juli 2021 mendatang seluruh pelajar usia 12 hingga 17 tahun wajib sudah tervaksin 100 persen.

"Target capaian harian pelajar hingga 23 Juli 5883 orang perhari," katanya.(TRIBUNBATAM.id/Rebekha Ashari Diana Putri/Hening Sekar Utami/Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Virus Corona di Batam

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved