Selasa, 2 Juni 2026

PENANGANAN COVID

DKPP Bintan Salurkan Bantuan Beras ke Warga yang Jalani Isolasi Mandiri Gegara Corona

DKPP Bintan menyalurkan bantuan beras sebanyak 4.878 kg kepada warga yang sedang jalani isolasi mandiri gegara corona.Jumlah penerima 813 jiwa

Tayang:
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Kepala DKPP Kabupaten Bintan, Khairul menunjukkan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang disalurkan kepada warga yang sedang menjalani isolasi mandiri karena terpapar covid-19 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bintan menyalurkan bantuan pangan bagi masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) karena terpapar covid-19.

Jumlah Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang sudah disalurkan kepada masyarakat saat ini yakni sebanyak 4.878 kg beras.

Kepala DKPP Bintan, Khairul menuturkan, penyaluran bantuan itu sudah berlangsung lebih kurang 2 bulan.

"Penyalurannya dari Mei sampai Juni kemarin," terangnya, Selasa (6/7/2021).

Ada pun jumlah penerima bantuan ini yakni sebanyak 813 jiwa di 7 kecamatan.

Baca juga: 5 Tips Agar Tetap Sehat dan Bugar Saat Jalani Isolasi Mandiri

"Ada di Bintan Timur, Sri Kuala Lobam, Toapaya, Teluk Sebong, Bintan Pesisir, Mantang dan Gunung Kijang," tambahnya.

Bantuan yang diberikan yakni sebanyak 400 gram beras/hari selama 15 hari atau 6 kg untuk 15 hari.

Saat ini stok CPP Bintan yang tersedia masih ada 7.651,81 kg.

"Penyaluran selanjutnya menunggu permintaan dari desa, kelurahan atau kecamatan yang membutuhkan," tutupnya.

Dua Ribu Keluarga Pasien Covid-19 di Batam Dapat Bantuan Sembako

Sementara itu di Batam, sebanyak dua ribu paket sembako diserahkan kepada keluarga pasien Covid-19 yang masih dalam perawatan saat ini.

Sembako ini merupakan bantuan dari sejumlah pihak seperti PSMTI Batam, APINDO Kepri, dan Relawan Peduli Batam.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap keluarga pasien Covid-19 yang saat ini dalam masa perawatan.

Akibat harus menjalani perawatan, mereka tidak bisa mencari nafkah untuk keluarganya.

"Karena anggaran kita kan terbatas, jadi saya sangat bersyukur adanya bantuan ini dari donatur," sebutnya, Jumat (4/6/2021).

Bantuan itu berupa 5 kilogram beras, satu kg gula dan satu kg minyak makan. Ia berharap bantuan ini bisa membantu meringankan beban pasien Covid-19 yang saat ini masih menjalani perawatan. Rudi berharap bantuan tersebut bisa terus mengalir.

"Jadi kalau bisa bantuan ini ditambah, sehingga semakin banyak keluarga pasien yang mendapatkan bantuan berupa sembako ini," ujarnya.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menambahkan saat ini refocusing difokuskan untuk biaya makan pasien Covid-19 di Asrama Haji Batam Center. Anggaran Pemko Batam saat ini tidak cukup untuk membuat program bantuan sembako Covid-19 untuk masyarakat yang terdampak Covid-19.

"Anggaran kita tidak cukup untuk sembako pihak keluarga, makanya kami inisiasi bagi pelaku usaha, APINDO, PSMTI, dan lainnya untuk turut membantu pemerintah soal sembako ini," ujarnya.

(tribunbatam.id/Alfandi Simamora/Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Bintan

Berita tentang Penanganan Covid

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved