Breaking News:

BERITA TEKNOLOGI

Bansos Rp600 Ribu Bulan Ini Segera Cari, Begini Cara Cek via Online

Penyaluran bansos tunai (BST) per bulan sebesar Rp 300.000 akan dilanjutkan untuk periode Mei dan Juni 2021. Cek selengkapnya di sini

Editor:
cekbansos.kemensos.go.id via kompas.com
Bansos Rp600 Ribu Bulan Ini Segera Cari, Begini Cara Cek via Online. Foto Tangkapan layar laman cekbansos 

JAKARTA, TRIBUNBATAM.id - Penyaluran bansos tunai ( BST) per bulan sebesar Rp 300.000 akan dilanjutkan untuk periode Mei dan Juni 2021 oleh pemerinta pusat.

Menurut, Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini dalam keterangan tertulisnya dilansir kompas.com menjelaskan, BST pada periode Mei dan Juni akan disalurkan pada bulan Juli ini.

Dengan demikian, dana BST Kemensos akan diberikan sekaligus sebesar Rp 600.000.

"Warga akan menerima Rp 600.000 sekaligus, tapa saya minta jangan diikonkan dan hanya untuk memenuhi kebutuhan pokok saja," ujar Risma seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Minggu (4/7/2021).

Dijelaskan Risma, rencananya, bansos tunai tersebut akan diberikan kepada 10 juta penerima.

PPKM Darurat, Pemerintah Siapkan Rp 6,1 Triliun untuk Perpanjang Bansos

Namun, bagi masyarakat yang menjadi keluarga penerima manfaat (KPM) untuk BST Rp 600.000 bisa mengecek status kepenerimaan di cekbansos.kemensos.go.id.

Berikut adalah cara cek penerima BST di cekbansos.kemensos.go.id:

  1. Kunjungi laman https://cekbansos.kemensos.go.id.
  2. Masukkan data provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa/kelurahan
  3. Masukkan nama penerima manfaat sesuai KTP masukkan dua kata yang tertera dalam kotak kode
  4. Jika tidak jelas huruf kode klik gambar refresh untuk mendapatkan kode baru

Di laman instagram resmi Kemensos @kemensosri dijelaskan, mekanisme penyaluran bansos tunai tetap sama, yakni melalui kantor pos dan himpunan bank negara (himbara).

Baca juga: BENARKAH Jika Tak Vaksin Bansos Ditunda dan Tak Dilayani Administrasi? Begini Jawaban Wakil Walikota

Kriteria bagi masyarakat penerima bansos tunai yakni sudah memiliki nomor induk kependudukan (NIK), Kartu Keluarga (KK), dan nomor telepon aktif yang bisa dihubungi.

Sementara Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 6,1 triliun untuk memperpanjang program bansos tunai PPKM darurat.

"Bantuan sosial tunai diperpanjang dua bulan, terutama untuk meringankan masyarakat yang terdampak pelaksanaan PPKM Darurat," ujar Sri Mulyani.

Anggaran tersebut dialokasikan untuk 10 juta masyarakat yang tidak mampu dan keluarga miskin yang belum menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan kartu sembako.

(*/tribunbatam.id)

BACA JUGA BERITA TERBARU TRIBUNBATAM.id di GOOGLE NEWS

Berita lain tentang BANSOS

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved