Breaking News:

Kasus Harian Covid-19 di Malaysia Tembus Angka 7.000, Pasien di ICU Juga Pecahkan Rekor

Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia, Tan Sri Dr Noor Hisham Abdullah mengatakan, Selangor kembali mencatat jumlah kasus tertinggi dengan ...

Channel News Asia
Seorang pria tampak mengenakan masker melintasi jalan di depan Menara Kembar Petronas di Kuala Lumpur, Malaysia 

TRIBUNBATAM.id, KUALA LUMPUR - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Malaysia mencatat 7.097 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. 

Kasus harian Covid-19 ini melampaui angka 7.000 dalam dua hari berturut-turut pada Rabu, (7/7/2021). Jumlah pasien Covid-19 di ICU juga memecahkan rekor tertinggi. 

Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia, Tan Sri Dr Noor Hisham Abdullah mengatakan, Selangor kembali mencatat jumlah kasus tertinggi dengan 3.119 kasus, sementara Kuala Lumpur memiliki 1.005 kasus, diikuti oleh Negri Sembilan yakni 788 kasus, sebagaimana dilansir Malay Mail. 

Ini merupakan hari kedua Malaysia mencatatkan kasus Covid baru di angka 7.000. Sehari sebelumnya, Malaysia mencatat 7.654 kasus Covid-19

The Malaysian Reserve melaporkan bahwa pasien yang terinfeksi Covid-19 di ICU juga dilaporkan memecahkan rekor dengan 943 pasien. 

Noor Hisham Abdullah mengatakan, bahwa hingga kini, pasien yang diintubasi mencapai 450 orang. 

Berdasarkan laporan Worldometer, keseluruhan kasus Covid di Malaysia mencapai 792.693 dengan angka kematian 5.677.

Jumlah klaster di negara itu juga naik menjadi 852 setelah 21 klaster baru terdeteksi dalam 24 jam terakhir. 

Dari klaster baru ini, 11 berasal dari tempat kerja, sementara sembilan diidentifikasi melalui komunitas dan satu dari pusat penahanan. 

Pada Selasa (6/7/2021) kemarin, tim Gugus Tugas Operasi Kepatuhan Malaysia melakukan 88.183 sidak Covid-19.

Sidak itu dilakukan di 2.789 pabrik, 17.349 tempat usaha, 727 lokasi konstruksi, dan 211 asrama karyawan. 

Dari hasil pemeriksaan itu, didapati ada 27 tempat yang melakukan pelanggaran SOP, meliputi pabrik, bisnis, lokasi konstruksi, dan asrama karyawan. Petugas memerintahkan tempat itu untuk ditutup. 

Sementara itu, untuk mendeteksi Covid-19 lebih dini, sejumlah wilayah di Pahang, Sabah, dan Sarawak akan menerapkan aturan Peningkatan Perintah Pengendalian Pergerakan (EMCO) mulai 8-21 Juli. (*) 


Simak berita terbaru lainnya di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved