Jumat, 10 April 2026

IDUL ADHA

Salat Idul Adha Hanya Boleh di Lapangan, Panitia Kurban Wajib Vaksin dan Tes Antigen

Di Batam, Salat Idul Adha diperbolehkan di lapangan terbuka. Apabila terjadi hujan, tidak diperbolehkan pindah ke masjid.

TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi
Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) menggelar rapat bersama tokoh-tokoh agama di Kota Batam. Rapat dimulai sekitar pukul 09.41 WIB di Dataran Engku Puteri Batam Center. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dalam rapat bersama Forkompimda menghasilkan beberapa kesimpulan berdasarkan kesepakatan bersama.

Diputuskan dalam rapat ini, kegiatan keagamaan dirumah ibadah masih diadakan.

Tetapi ada beberapa ketentuan yang harus diterapkan.

Jumlah orang yang melakukan ibadah di rumah ibadah dibatasi.

Maksimal 25 persen dengan jaga jarak 2 meter depan, belakang, kanan dan kiri.

Salat Idul Adha diperbolehkan di lapangan terbuka. Apabila terjadi hujan, tidak diperbolehkan pindah ke masjid.

Pelaksanaan takbiran ditiadakan. Saat salat Idul Adha, kutbah dibatasi maksimal hingga 15 menit.

"Sudah 12 menit, diingatkan pengkotbahnya, bahwasanya kutbahnya tinggal 2 menit lagi," kata Wali Kota Batam, Muhammd Rudi kepada para tokoh agama.

Seluruh panita penyembelihan hewan kurban wajib di antigen dan hasilnya negatif.

Biaya antigen ini ditanggung oleh panitia masing-masing.

Baca juga: KISAH Nurdin, Sehari Wraping 7 Mayat Pasien Covid-19 di RSBP Batam, Sudah 5 Hari Tidur Bareng Mayat

Selanjutnya, panitia sembelih hewan kurban harus divaksin. Para petugas Masjid harus mendata seluruh panitia pelaksanaan hewan kurban.

Apabila ada yang belum divaksin, bisa dilaporkan langsung kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Sehingga stok vaksin bisa didahulukan untuk panitia kurban yang belum divaksin.

"Namanya harus diserahkan ke Pemko Batam bagi yang belum divaksin. Kami tunggu sampai 2 hari ini. Biar pemerintah alokasikan," ujar Rudi.

Rudi mengatakan hari ini, Rabu (7/7/2021) pukul 14.00 WIB ia akan melakukan rapat besama Mendagri melalui video confrence. Ia akan memastikan kembali aturan seperti apa yang harus dijalankan nantinya.

"Namanya aturan pasti bisa berubah. Nanti kita lihatlah," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Kepri

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved