Kapal Tanker MT Ketaling Milik PT Pertamina Terbakar

Kapal tanker MT Ketaling milik PT Pertamina terbakar Sabtu (10/7/2021) sekitar pukul 15.00 WIB.

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Agus Tri Harsanto
Tribun/Istimewa
Kobaran api yang menyebabkan asap hitam mengepul di main dack kapal tanker milik PT Pertamina, pada Sabtu (10/7/2021) lalu. 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Kapal tanker MT Ketaling milik PT Pertamina terbakar Sabtu (10/7/2021) sekitar pukul 15.00 WIB.

Dalam keterangan yang diperoleh, api membakar bagian geladak utama kapal (main deck-red).

Namun, pihak perusahaan memastikan api dengan cepat dapat dipadamkan setelah menerjunkan tim penanganan.

Salah satu Safety Officer PT MOS, Dedi mengungkapkan kobaran api yang terjadi tersebut tidak begitu lama karna tim fire fighting dengan cepat dapat mematikan kobaran api.

"Tidak ada korban dan api juga cepat padam. Karena kita langsung gerakan tim fire fighting," ucap Dedi, kepada TRIBUNBATAM.id, Sabtu (10/7/2021) lalu.

Kapal tersebut diketahui dalam pengerjaan oleh PT Multi Ocean Shipyard (MOS) terhitung sudah lebih kurang dua pekan lalu.

Kemudian saat kapal tanker yang terbakar itu, merupakan kapal berukuran besar yang tengah berada di ploting area.

Lebih lanjut, Dedi sebagai Safety Officer tersebut mengaku project kapal tanker yang terbakar tersebut bukan bagian dari pengerjaan yang dilakukannya.

"Iya pengerjaan (MOS). Tapi beda project dengan saya, saya di project Fortune Pasific. Kapal itu udah docking, kalau kapal saya di-GT, kalau itu di ploting dock," jelasnya.

Ia juga menjelaskan, pihak perusahaan bersama kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti terbakarnya kapal tersebut.

"Orang-orang safety masih penyelidikan, polisi juga sudah turun, yang pasti tidak ada korban dalam kebakaran tersebut," ungkapnya.

Sementara, Safety Officer yang merupakan pengerjaan project tanker milik PT Pertamina serta pihak PT MOS tersebut hingga kini belum bisa di temui untuk di mintai keterangan lebih lanjut.

Sehingga muatan dari tanker milik PT Pertamina itu belum di ketahui. Dan Dedi yang berada di project berbeda juga mengungkapkan hal yang serupa.

Selain itu, Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Asryad Riyadi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan.

"Saat ini kami masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut," ucap AKP Arsyad Riyadi, pada Minggu (11/7/2021).

Di ketahui, kebakaran kapal tanker di PT MOS ini bukan kejadian pertama. Melainkan dalam pekan lalu juga terjadi kebakaran kapal tanker dan memakan 2 korban yang mengalami luka-luka hingga operasi yang menyebabkan beberapa jahitan. (Tribunbatam.id/Yenihartati)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved