Breaking News:

PPKM Mikro Natuna, Bupati Tak Segan Temui Langsung Warga Untuk Minta Kerjasama

Menanggapi aturan tersebut, Irma salah satu pelaku usaha di Pantai Piwang mengaku bahwa ia mau mengikuti aturan tersebut, asalkan aturan itu juga dite

Editor: Eko Setiawan
TribunBatam.id/Muhammad Ilham
Bupati Natuna Wan Siswandi turun ke lapangan mensosialisasikan Surat Edaran Bupati tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro yang diperketat, di kawasan Pantai Piwang, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Sabtu (10/7/2021) malam. 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Kabupaten Natuna menerapkan PPKM Mikro, ini menjadi atensi Bupati Wan Siswandi.

Ia turun sendiri ke lapangan untuk mensosialisasikan Surat Edaran Bupati tentang PPKM Mikro Natuna yang diperketat di kawasan Pantai Piwang, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Sabtu (10/7) malam.

Mengenakan baju hitam lengan panjang, celana krim lengkap dengan masker putih, Bupati Wan Siswandi langsung menghampiri para pedagang dan pelaku usaha yang ada di sekitaran Pantai Piwang.

Wan Siswandi langsung menjelaskan sejumlah ketentuan terkait aturan PPKM Mikro Natuna yang diperketat itu.

Sesudah menjelaskan sejumlah poin, dia juga meminta maaf kepada para pedagang.

Bupati Natuna Wan Siswandi unjuk kebolehan, memainkan alat musik tradisional Natuna Kompang dan gong di Kecamatan Pulau Tiga Barat, Sabtu (3/7/2021)
Bupati Natuna Wan Siswandi unjuk kebolehan, memainkan alat musik tradisional Natuna Kompang dan gong di Kecamatan Pulau Tiga Barat, Sabtu (3/7/2021) (HUMAS PEMKAB NATUNA)

Wan Siswandi mengaku pihaknya telah merevisi ketentuan jam malam bagi pelaku usaha namun ketentuan yang baru disepakati itu harus tertunda dengan adanya intruksi Mendagri nomor 17 tahun 2021 tentang PPKM berbasis mikro.

"Jadi kemarin itu sudah kami rapatkan bersama untuk jam malam itu sampai pukul 22.30 WIB yang sebelumnya hanya pukul 21.00 WIB.
Tak tahunya keluar lagi intruksi Mendagri ini yang hanya sampai jam 5 sore (17.00 WIB).

Mau tidak mau suka tidak suka harus diikuti.

Jadi saya mohon pengertiannya ya. Sekali lagi saya minta maaf," jelas Wan Siswandi.

Wan Siswandi menambahkan ketentuan jam malam bagi pelaku usaha saat PPKM berbasis mikro diterapkan hanya berlangsung selama 10 hari kedepan, dimulai sejak tanggal 9 Juli sampai dengan 20 Juli 2021.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved