Breaking News:

WHO: Manfaat Vaksin mRNA Lebih Besar, Kurangi Risiko Rawat Inap dan Kematian akibat Covid-19

Dua vaksin Covid-19 berbasis mRNA, dikembangkan oleh Pfizer dan mitranya dari Jerman, BioNTech, serta Moderna yang berbasis di Amerika Serikat. 

Editor: Lia Sisvita Dinatri
IST
FOTO: ILUSTRASI VAKSIN 

TRIBUNBATAM.id - Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan bahwa manfaat vaksin mRNA Covid-19 jauh lebih besar, dibandingkan risiko efek samping yang menyebabkan kondisi langka peradangan jantung

Dalam sebuah pernyataan, WHO mengatakan bahwa vaksin berbasis messenger RNA (mRNA) ini dapat mengurangi potensi rawat inap dan kematian akibat covid-19.  

Dilansir dari Reuters, Minggu, (11/7/2021), WHO mengungkapkan laporan dari dua kondisi langka, miokarditis atau radang jantung dan perikarditis. 

Kondisi tersebut biasanya terjadi dalam beberapa hai setelah vaksinasi, terutama terjadi pada pria yang lebih muda setelah dosis kedua.  

"Kasus miokarditis dan perikarditis yang sangat jarang telah diamati setelah vaksinasi dengan vaksin mRNA Covid-19," kata WHO

Dua vaksin Covid-19 berbasis mRNA, dikembangkan oleh Pfizer dan mitranya dari Jerman, BioNTech, serta Moderna yang berbasis di Amerika Serikat.  

WHO mengatakan bahwa manfaat vaksin mRNA Covid-19 lebih besar daripada risiko atau efek samping setelah vaksinasi

Sebab, menurut panel ahli WHO, manfaat vaksin mRNA, baik vaksin Pfizer maupun Moderna, disebut dapat mengurangi risiko rawat inap dan kematian akibat covid-19.  

Data yang dilaporkan terkait efek samping vaksin mRNA, menunjukkan bahwa miokarditis dan perikarditis yang terjadi pascavaksinasi umumnya bersifat ringan.

Bahkan, menurut WHO, efek samping vaksin tersebut dapat direspons dengan pengobatan seperti istirahat atau obat antiinflamasi nonsteroid.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved