Breaking News:

LINGGA TERKINI

Romo Paschal Soroti Nasib 213 PTT dan THL Pemkab Lingga: Saran Saya Dikaji Lagi

Romo Paschal bereaksi setelah ada pihak yang menudinya sebagai provokator dalam menyoroti nasib ratusan PTT dan THL Pemkab Lingga itu.

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
Pastor Chrisanctus Paschalis Saturnus atau yang akrab disapa Romo Paschal. 

"Karena keadilan adalah persoalan umum kehidupan sosial.

Sehingga untuk kritik terhadap keadilan berkaitan dengan domisili tersebut.

Secara sosiologis, saran saya, kita patut belajar dan mengkaji kembali persoalan tersebut," sebutnya.

Pemkab Lingga Berhentikan Sejumlah PTT dan THL

Sebelumnya diberitakan, Pemkab Lingga memberhentikan sejumlah Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan Tenaga Harian Lepas (THL).

Koordinator Komisi Keadilan Perdamaian Pastoral Migran dan Perantau (KKPPMP) Keuskupan Pangkalpinang danĀ  Kepri, Pastor Chrisanctus Paschalis Saturnus. Atau biasa disapa Romo Paschal
Koordinator Komisi Keadilan Perdamaian Pastoral Migran dan Perantau (KKPPMP) Keuskupan Pangkalpinang dan  Kepri, Pastor Chrisanctus Paschalis Saturnus. Atau biasa disapa Romo Paschal (Dok Pribadi)

Kebijakan itu jelas menuai kontroversi di masyarakat, khususnya para PTT dan THL yang terkena imbas dari kebijakan ini.

Tidak hanya itu, kebijakan tersebut juga membuat banyak program Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terbengkalai.

Seperti halnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lingga yang hampir setengah pekerja lapangannya dirumahkan atau diberhentikan.

Dampaknya, sampah rumah tangga banyak menumpuk di sudut di wilayah Dabo. Kecamatan Singkep khususnya.

“Kami juga bingung dan terkejut dengan kebijakan pemberhentian PTT dan THL tanpa koordinasi dengan kami,” kata salah seorang staf DLH Lingga yang meminta namanya tidak disebutkan, Jumat (4/6/2021).

Bupati Lingga, Muhammad Nizar saat memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Gedung Daerah Daik, Kecamatan Lingga, Kamis (8/7/2021)
Bupati Lingga, Muhammad Nizar saat memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Gedung Daerah Daik, Kecamatan Lingga, Kamis (8/7/2021) (tribunbatam.id/istimewa)

Bupati Lingga, Muhammad Nizar yang dikonfirmasi mengenai hal ini mengaku jika hal tersebut sudah menjadi keputusan.

Bupati Lingga ini menilai, keputusan pemberhentian PTT dan THL tersebut pasti ada sebabnya.

“Saya tidak mau berkomentar panjang lebar, barangkali itu sudah menjadi keputusan.

Seperti contoh di Dinas Lingkungan Hidup terkait kebersihan itukan tidak semuanya diberhentikan.

Tentunya dinas teknis bisa mengatur itu dengan tenaga yang masih ada.

Kan tidak mungkin yang diberhentikan sekian dan yang masih aktif mau membiarkan sampah berserak.

Berarti main-main OPD nya itu," kata Nizar, Sabtu (5/6/2021).

Berdasarkan permasalahan itu, Muhammad Nizar bersama sejumlah pihak akan bicara secara internal untuk mencari solusi terbaiknya.(TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng/Febriyuanda).

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Lingga

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved