Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

Anggota DPRD Tanjungpinang Rini Pratiwi Dituntut 1 Tahun Penjara Gegara Kasus Gelar Palsu

JPU menuntut Anggota DPRD Tanjungpinang Rini Pratiwi 1 tahun penjara terkait penggunaan gelar akademik palsu di PN Tanjungpinang, Selasa (13/7)

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Anggota DPRD Tanjungpinang Rini Pratiwi Dituntut 1 Tahun Penjara Gegara Kasus Gelar Palsu. Foto sidang pembacaan tuntutan pemakaian gelar akademik palsu Anggota DPRD Tanjungpinang, Rini Pratiwi di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Selasa (13/7/2021) 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Terdakwa kasus penggunaan gelar akademik palsu, Rini Pratiwi dituntut 1 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang.

Tuntutan terhadap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjungpinang itu terungkap dalam pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Selasa (13/7/2021).

JPU Andriansyah menyebutkan, terdakwa Rini Pratiwi bersalah dan melanggar Pasal 68 ayat 3 Junto Pasal 21 Ayat 4 Undang-undang RI No 20 Tahun 2003, tentang sistem pendidikan nasional.

"Terdakwa dituntut 1 tahun penjara dan dikenakan denda Rp 100 juta. Denda bisa digantikan atau subsider dengan 6 bulan kurungan penjara," ujar JPU Andri saat membacakan tuntutan Rini Pratiwi.

Lebih lanjut disampaikannya, Rini Pratiwi tidak menggunakan gelar yang sudah diberikan universitasnya yakni MM, melainkan menggunakan MM, Pd.

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa Rini Pratiwi, Fahmi akan melakukan pembelaan pada sidang berikutnya, Rabu (21/7/2021) mendatang.

"Sidang lanjutan agenda pembelaan akan dilakukan Rabu pekan depan, 21 Juli 2021," tutup Ketua Majelis Hakim.

Sebelumnya, sidang tuntutan perkara gelar palsu atas nama terdakwa Rini Pratiwi, dengan agenda pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang sempat tertunda pada Rabu (7/7/2021).

Pantauan Tribun Batam di lokasi, penundaan kali kedua ini diketahui lantaran belum siapnya berkas tuntutan terdakwa yang nantinya akan dibacakan oleh JPU.

Untuk itu sidang pembacaan tuntutan akan kembali digelar pekan depan pada Selasa (13/7/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved