Breaking News:

Via Batam Sabu 96,8 Gram Nyaris Masuk Pulau Dewata, Modus Pelaku Canggih Pakai Jam Tangan

Entah yang kesekian kalinya petugas berhasil menggagalkan peredaran barang haram narkotika jenis sabu yang transit di Kota Batam tujuan kota lain

TribunBatam.id/Istimewa
Barang bukti sabu-sabu yang disita petugas Bea Cukai Batam dalam sebuah boks jam tangan. Rencananya paket ini diantar ke Bali 

TRIBUNBATAM.id - Entah yang kesekian kalinya petugas berhasil menggagalkan peredaran barang haram yang transit di Batam dengan tujuan kota lain.

Kali ini, sabu seberat 96,8 gram tujuan Bali batal terbal setelah terendus petuas Bea Cukai Batam, Rabu (7/7/2021) sekira pukul 16.00 WIB.

Berbeda dari kebanyak modus pengiriman sabu yang dibungkus dengan teh berbungkus kemasan hijau atau emas bertuliskan aksara China, kali ini mudus pelaku mengirimnya bersama-sama dengan jam tangan.

Paket jam trangan dan sabu itu rencananya dikirim seorang pria inisial Y kepada penerima berinisial HR yang beralamat di Kuta, Badung, Bali.

Kepala Seksi Layanan Informasi Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam, Undani, menjelaskan kasus ini terbongkar dari kecurigaan petugas terhadap citra x-ray barang tujuan Bali dalam kemasan jam tangan.

Baca juga: Ditresnarkoba Polda Kepri Ringkus 2 Pria di Tanjungpinang, Simpan Sabu Dalam Bohlam

Selanjutnya petugas melakukan pemeriksaan barang, dan didapati barang kiriman berupa satu jam tangan dan satu bungkusan plastik mencurigakan berisi kristal putih.

Barang bukti sabu-sabu yang diamankan oleh petugas Bea Cukai Batam dalam sebuah boks jam tangan.
Barang bukti sabu-sabu yang diamankan oleh petugas Bea Cukai Batam dalam sebuah boks jam tangan. (TribunBatam.id/Istimewa)

"Petugas lalu melakukan uji narcotest pada kristal putih tersebut, dan memastikan jika kristal tersebut
positif methamphetamine," ungkapnya, Selasa (13/7/2021).

Selanjutnya barang bukti tersebut diserahterimakan ke Polda Kepri.

"Pelaku penyelundupan bisa dijerat Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) dengan ancaman pidana mati/penjara seumur hidup, atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda maksimum Rp10 miliar," ungkap Undani.

Pemudik bawa sabu

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved