Rabu, 22 April 2026

CORONA KEPRI

Belum Boleh Dirawat di Rumah, Begini Kondisi Terbaru Kadinkes Batam Setelah Kena Covid-19

Setelah 7 hari terpapar Covid-19, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi masih belum diizinkan dirawat di rumah.

ISTIMEWA
Kepala Dinas Kesehatan Batam. Didi Kusmajardi sedang menjalani perawatan di RS Awal Bros Batam lantaran dinyatakan positif Covid-19 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Setelah 7 hari terpapar Covid-19, kondisi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi saat ini sedang masa pemulihan di Rumah Sakit Awal Bros (RSAB).

Belum diperbolehkan untuk dirawat di rumah.

"Pak Didi sudah lebih dari satu Minggu menjalani pemulihan di rumah sakit. Dengan aktivitas yang cukup padat selama pelaksanaan vaksinasi, risiko terpapar virus Covid-19 sangat tinggi. Ya mau gimana lagi, kami dikejar target vaksinasi, mau tidak mau dia harus turun mengawasi dan memantau jalannya vaksinasi," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid, Kamis (15/7/2021).

Jefridin mengatakan, saat ini kondisi dokter spesialis kandungan tersebut dalam keadaan baik, dan terus membaik.

Sehingga setelah dinyatakan sembuh nanti, ia bisa menjalani kembali aktivitasnya.

"Pak Didi dinyatakan positif dan sudah dirawat sejak 8 Juli lalu. Mari kita semua doakan kondisi semua yang terpapar virus kembali sehat dan bisa beraktivitas kembali," ujarnya.

Baca juga: DPRD Batam Minta Pemko Pakai SILPA Rp 270 Miliar Beli Sembako untuk Warga

Jefridin mengaku, saat ini cukup banyak Kepala OPD yang terpapar virus Covid-19.

Hal ini karena tingginya mobilisasi saat menjalankan tugas di pemerintahan.

Beberapa hari terakhir, kepala OPD di lingkungan Pemko Batam banyak yang terpapar.

Seperti Kepala Dinas Kominfo Kota Batam, Azril Apriansyah yang sekarang menjalani isolasi mandiri (Isoman), Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Ardiwinata, dan yang saat ini masih menjalani pemulihan adalah Kepala Dinas Kesehatan Didi Kusmarjadi.

Pria yang mengatur ASN lingkungan Pemko Batam ini, ia mengatakan setiap hari belasan orang meninggal akibat Covid-19.

Dalam dua hari ini, Jefridin mengaku sudah dua kali mengantarkan jenazah pasien Covid-19  ke tempat peristirahatan terakhir mereka.

”Dua orang yang cukup saya kenal meninggal karena Covid-19. Jadi saya minta kita semua menjaga protokol kesehatan (Protkes) agar tidak terpapar virus Covid-19," katanya.

Menurutnya, upaya yang dilakukan Pemko Batam adalah mengurangi kapasitas bekerja di kantor menjadi 25 persen.

Ia berharap ASN terpapar, dan yang tengah dalam perawatan bisa pulih dengan cepat.

"Semoga cepat sembuh. Karena banyak yang terpapar, pekerjaan jadi terganggu, semua jadi Sekda yang kerjakan jadinya. Makanya mari kami doakan kondisi ini cepat pulih, termasuk ASN ini," katanya.

Jefridin kembali mengingatkan bahwa saat ini angka kasus masih tinggi.

Dalam satu hari total tambahan pasien baru jumlahnya ratusan orang.

Dan angka kematian juga terus naik, karena banyaknya pasien yang terpapar bergejala yang ditemukan akhir-akhir ini.

"Mari jaga diri, dan sehat untuk kita semua. Batam cepat pulih, dan ekonomi bangkit. Tetap jaga diri dengan pakai masker, jaga jarak, dan kurangi mobilitas. Saat ini masyarakat diminta patuhi aturan PPKM Darurat, ini upaya dalam menekan angka kasus," ujarnya.

Berdasarkan data kasus Covid terbaru angka kasus aktif saat ini sudah mencapai 2.980, dengan angka kematian 408 orang, pasien sembuh sebanyak 14.221 orang, dan total keseluruhan 17.609.

Peningkatan kasus ini mulai terjadi akhir Juni lalu. Dalam satu hari penambahan kasus mencapai ratusan orang. Sebanyak 2.100 pasien positif juga tengah menjalani isolasi mandiri demi pulih dari Covid-19

Dalam hal ini ia juga mengingatkan seluruh masyarakat Kota Batam untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Seperti memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, menjaga jarak/menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas/bepergian kecuali untuk keperluan sangat mendesak/urgen. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Corona Kepri

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved