Breaking News:

Narji Terseret Kasus Sabu Lemas Dengar Vonis Mati Hakim

Ulahnya yang menjadi kurir narkoba jenis sabu mengantarkan Narji (20) pada petaka diringkus polisi dan menerima vonis hukuman mati oleh majelis hakim

TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Ilustrasi pelaku narkoba - Kurir narkoba berusia 20 tahun bernama Narji lemas divonis mati majelis hakim PN Negeri Medan, Rabu (14/7/2021) 

TRIBUNBATAM.id - Muda masih berusia 20 tahun nyatanya Narji harus dihadapkan pada hukuman mati.

Ulahnya yang menjadi kurir narkoba jenis sabu mengantarkan Narji pada petaka diringkus polisi.

Setelah menjalani rangkaian persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, ia akhirnya mendengarkan vonis.

Hakim menjatuhkan pidana mati pada pria asal Jawa Timur itu pada  Rabu (14/7/2021).

Mendengar vonis tersebut Tantra Surya Dewangga alias Narji Bin Ruddy Arianto lemas.

Ketua Majelis Hakim Syafril Batubara menilai, Narji terbukti bersalah menjadi kurir sabu seberat 41.835 gram.

"Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Tantra Surya Dewangga alias Narji Bin Ruddy Arianto dengan pidana mati," ujar hakim Syafril.

Majelis hakim menilai perbuatan terdakwa melanggar pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Yakni melakukan secara tanpa hak atau melawan hukum, menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan atau menerima Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 gram," ucap hakim Syafril.

Baca juga: Keanehan Vonis Hukuman Jaksa Pinangki, Lebih Ringan Dari Perantara, Padahal yang Untung Pinangki

Dalam nota putusan majelis hakim, hal yang memberatkan perbuatan terdakwa karena tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika.

"Sedangkan hal meringankan tidak ditemukan," sebut hakim Syafril.

Menanggapi putusan tersebut, terdakwa melalui penasihat hukumnya dari Menara Keadilan Sri Wahyuni dan Syarifatah Sembiring maupun JPU menyatakan pikir-pikir.

Putusan majelis hakim sama (conform) dengan tuntutan JPU Nurhayati yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana mati.

Sidang virtual hukuman mati terdakwa Narji
Sidang virtual hukuman mati terdakwa Narji (Tribun-medan.com)

Mengutip dakwaan JPU Nurhayati Ulfiah mengatakan kasus bermula terdakwa Narji ditawarkan pekerjaan oleh Joni (DPO) untuk menjadi kurir narkotika.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved