Breaking News:

CORONA KEPRI

PPKM Darurat Tanjungpinang, Ini Syarat Masuk Ibu Kota Kepri Lewat Jalur Darat

Simak sejumlah syarat masuk Tanjungpinang lewat jalur darat selama penerapan PPKM darurat Tanjungpinang

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Alfandi Simamora
PPKM Darurat Tanjungpinang, Ini Syarat Masuk Ibu Kota Kepri Lewat Jalur Darat. Foto Koordinator Tim Satgas Covid-19 Pemko Tanjungpinang, Riono. 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Koordinator Tim Satgas Covid-19 Tanjungpinang, Riono menyebut sejumlah persyaratan untuk masuk ke Tanjungpinang.

Aturan ini berlaku selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat atau PPKM Darurat di Tanjungpinang, khususnya bagi warga Bintan yang akan masuk ke Tanjungpinang lewat jalur darat.

Syarat wajib, warga yang melintas perlu membekali dirinya dengan sertifikat vaksinasi covid-19. Minimal untuk vaksin dosis pertama.

Selain itu, warga juga perlu menunjukkan hasil rapid test antigen 1x24 jam yang menyatakan bebas covid-19.

"Itu yang wajib. Kalau tidak bisa menunjukkan hasil rapid test antigen, anda balik dan tidak boleh masuk (ke Tanjungpinang)," ujarnya.

Suasana saat perwakilan masyarakat Bintan berdialog dengan perwakilan Pemko Tanjungpinang di posko penyekatan PPKM Darurat di Perbatasan Tanjungpinang-Bintan, Kamis (15/7/2021)
Suasana saat perwakilan masyarakat Bintan berdialog dengan perwakilan Pemko Tanjungpinang di posko penyekatan PPKM Darurat di Perbatasan Tanjungpinang-Bintan, Kamis (15/7/2021) (tribunbatam.id/Alfandi Simamora)

Pernyataan ini disampaikan Riono seusai berdialog dengan perwakilan warga Bintan yang datang ke posko penyekatan di Sei Pulai Km 13, Kamis (15/7/2021). Saat itu warga protes terkait aturan rapid test antigen di posko penyekatan.

Memang, bagi warga yang tetap ingin masuk ke Tanjungpinang di masa PPKM Darurat, namun tidak bisa menunjukkan hasil tes antigennya, ada alternatif yang bisa diambil.

Di posko penyekatan perbatasan, disediakan layanan untuk rapid test antigen.

Layanan ini bekerja sama dengan pihak lain, dan layaknya layanan rapid test antigen di fasilitas kesehatan pada umumnya, tes antigen ini tidak gratis.

Warga yang ingin menjalani tes antigen di posko penyekatan, perlu merogoh kocek Rp 150 ribu untuk sekali tes.

Namun Riono menegaskan, poinnya bukan soal bayar-membayar supaya bisa masuk ke Tanjungpinang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved