CORONA KEPRI
PPKM Darurat Batam Tinggal 3 Hari Lagi, Amsakar: Kami Minta Maaf, Terimakasih Banyak Pasien Sembuh
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Batam tinggal beberapa hari lagi. Amsakar minta maaf karena pemberlakuan aturan ini.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat telah berlangsung selama 6 hari.
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyimpulkan berbagai aturan yang dilakukan sudah berjalan efektif.
"Kesimpulan saya sederhana saja. Alhamdulilah di beberapa titik kerumunan sudah terurai. Menandakan bahwa kesadaran kolektif terutama kesadaran masyarakat di banyak titik sudah mulai tumbuh. Walaupun masih ada sebahagian kecil beberapa wilayah Sekupang dan Batam Kota," kata Amsakar, Sabtu (17/7/2021).
Amsakar berharap di masa PPKM darurat ini ada kesadaran bersama di seluruh masyarakat.
Walaupun menurutnya kebijakan ini memang pahit, tapi upaya PPKM darurat ini untuk menekan angka Covid-19.
"Kalau boleh kami minta maaf kepada masyarakat, kami ini minta maaf karena sudah mengambil kebijakan PPKM darurat. Kami lebih minta maaf lagi kepada Allah kalau ada korban yang berguguran jatuh. Istilahnya tak ada pilihan bagi kita," katanya.
Menurutnya PPKM darurat ini akan lebih efektif apabila didukung oleh seluruh pihak.
Ia juga berterimakasih kepada warga yang taat, petugas keamanan TNI, Polri dan Satpol PP.
Baca juga: SEJUMLAH Kepala Dinas Kena Covid-19, Kegiatan Pemko Batam Tetap Berjalan
Evaluasi berikutnya, lanjut Amsakar, selama 6 hari PPKM darurat ini, ada penurunan kasus Covid-19.
Beberapa hari yang lalu, pasien Covid-19 bertambah 266 orang, namun di hari yang sama banyak pasien sembuh yang mencapai 363 orang.
"Semoga di hari ke 6 ini ada lagi penurunan kasus. Itulah yang menjadi evaluasi kami," kata Amsakar.
Ia menambahkan pihaknya juga sering mengingatkan Satpol PP untuk melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat.
Sehingga membangun komunikasi positif agar tak ada benturan di bawah.
"Saya juga sampaikan petugas-petugas agar tidak berkumpul minum-minum kopi di satu titik. Jangan yang lain sudah bertungkus lumus. Hanya karena nila setitik rusak susu sebelanga," tegas Amsakar. (TRIBUNBATAM.id / Roma Uly Sianturi)
*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Corona Kepri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/16072021wakil-wali-kota-batam-amsakar-achmad.jpg)